Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Nasib Terkini AKBP Fajar Widyadharma, Tersangka Kasus Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Dimutasi Atau Dicopot?

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 14 Maret 2025 | 02:44 WIB
Nasib Terikini Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma
Nasib Terikini Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma

SOLOBALAPAN.COM - Nasib terkini yang terjadi pada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja membawa berbagai pertanyaan.

Terlebih lagi, kasus yang menimpa dirinya menyentuh dua isu besar yakni narkoba dan dugaan asusila.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa yang sebenarnya diselidiki dalam kasus ini, dan apa dampaknya bagi karier seorang perwira tinggi kepolisian?

Nasib Terkini AKBP Fajar Widyadharma

Pada tanggal 12 Maret 2025, dalam surat telegram bernomor ST/489/III/KEP./2025 yang ditandatangani oleh Irwasum Polri Komjen Pol.

Dedi Prasetyo, Kapolri memutuskan untuk mencopot AKBP Fajar dari jabatannya sebagai Kapolres Ngada, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pencopotan ini terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam kasus narkoba dan asusila.

Sebagai gantinya, jabatan Kapolres Ngada diisi oleh AKBP Andrey Valentino, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nagekeo, Polda NTT.

Pergeseran jabatan ini menjadi perhatian publik, terlebih setelah AKBP Fajar ditangkap oleh Divisi Propam Polri pada 20 Februari lalu di Kupang, NTT, atas dugaan keterlibatan dalam dua kasus yang mencuat.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, penyelidikan terhadap Fajar mencakup dua dugaan besar.

Pertama, tindak asusila yang melibatkan seorang wanita berinisial F, yang memfasilitasi pemesanan seorang anak di bawah umur oleh AKBP Fajar pada Juni 2024.

Dalam insiden tersebut, F diduga menerima pembayaran senilai Rp3 juta setelah berhasil mengantarkan anak tersebut ke kamar hotel yang dipesan oleh Kapolres Ngada.

Meskipun demikian, terkait dugaan penggunaan narkoba, Kombes Pol Patar Silalahi dari Ditreskrimum Polda NTT menegaskan bahwa hasil penyelidikan sejauh ini tidak menunjukkan indikasi yang kuat bahwa Fajar terlibat dalam kasus narkoba.

Meskipun isu ini sempat memicu perhatian publik.

Dengan berbagai pertanyaan yang belum terjawab sepenuhnya, bagaimana perjalanan karier Fajar selanjutnya?

Apa yang akan terjadi dengan kasus ini, dan bagaimana dampaknya bagi institusi Polri? Kita menunggu perkembangan lebih lanjut. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#AKBP Fajar Widyadharma #kasus rudapaksa #tersangka