SOLOBALAPAN.COM - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, menyebabkan beberapa wilayah di sekitarnya terdampak abu vulkanik.
Masyarakat di kawasan rawan bencana diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya, termasuk awan panas guguran, lontaran material pijar, serta aliran lahar.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak Abu Vulkanik
Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa kawasan yang berisiko tinggi terhadap abu vulkanik dan material erupsi Semeru antara lain:
Baca Juga: Tiga Lansia Penjudi Dadu di Wonogiri Dibekuk Polisi, Nekat Beraksi di Bulan Puasa
Besuk Kobokan – Kawasan yang sering menjadi jalur utama awan panas guguran dan aliran lahar.
Besuk Bang – Berpotensi terkena abu vulkanik serta material pijar dari letusan.
Besuk Kembar – Rentan terhadap penyebaran abu dengan intensitas sedang hingga tebal.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi! Warga Diminta Waspada dan Hentikan Aktivitas di Radius Delapan Kilometer
Besuk Sat – Termasuk jalur aliran lahar yang harus diwaspadai saat hujan.
Sektor Tenggara Gunung Semeru – Menjadi area yang paling berisiko terdampak awan panas dan lontaran material pijar.
Petugas Pos PGA Semeru Mukdas Sofian meminta warga untuk:
- Menjauhi area dalam radius 8 km dari puncak, terutama di sektor tenggara.
Baca Juga: Drakor Viral When Life Gives You Tangerines Bercerita soal Apa? Intip Sinopsisnya!
- Menghindari aktivitas dalam radius 3 km dari kawah untuk menghindari lontaran material pijar.
- Menggunakan masker dan kacamata guna melindungi diri dari abu vulkanik.
- Tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari PVMBG serta tidak mempercayai berita hoaks.
Baca Juga: Ngabuburit di Kampung Ramadan Jogokaryan, Cek Jadwal KRL Solo-Jogja 14 Maret 2025!
Dengan meningkatnya aktivitas Gunung Semeru, masyarakat diminta tetap siaga dan waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi.
Editor : Nindia Aprilia