SOLOBALAPAN.COM - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, menyebabkan warga di sekitar kawasan terdampak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan aktivitas di radius delapan kilometer dari puncak, terutama di sektor tenggara.
Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur ini pertama kali erupsi pada 00.41 WIB.
Meskipun visual letusan tidak teramati, aktivitas vulkanik terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan berlangsung selama 115 detik.
waspada
Baca Juga: Drakor Viral When Life Gives You Tangerines Bercerita soal Apa? Intip Sinopsisnya!
Pada 05.40 WIB, erupsi kembali terjadi dengan kolom letusan mencapai ketinggian 900 meter di atas puncak.
Menurut laporan Petugas Pos PGA Semeru, Mukdas Sofian, kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut.
Letusan ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 155 detik.
Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius delapan kilometer dari puncak, terutama di sektor tenggara yang berpotensi terkena awan panas guguran.
Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah, mengingat adanya potensi lontaran material pijar yang sangat berbahaya.
Potensi aliran lahar dan guguran lava juga perlu diwaspadai, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Baca Juga: Wisata Kuliner di Stadion Manahan Solo, Yuk Cek Jadwal KA BIAS Madiun-Solo 14 Maret 2025!
Mukdas Sofian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG terkait aktivitas Gunung Semeru dan tidak mudah percaya pada berita yang belum diverifikasi dengan benar," ujarnya dikutip dari antara.
Warga di sekitar wilayah terdampak diminta untuk selalu siap siaga, mengingat aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terus berlangsung.
Baca Juga: Ngabuburit di Kampung Ramadan Jogokaryan, Cek Jadwal KRL Solo-Jogja 14 Maret 2025!