SOLOBALAPAN.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tampaknya bisa bernapas lega.
Pasalnya, Universitas Indonesia (UI) memberikan kesempatan bagi Bahlil untuk memperbaiki disertasinya.
Baca Juga: Nasib Disertasi Bahlil Lahadalia Akhirnya Diterima UI? Awalnya Diduga Ada Pelanggaran Akademik!
Awalnya, disertasi milik Menteri Presiden Prabowo itu menimbulkan polemik lantaran ada dugaan pelanggaran akademik yang dilakukan dalam penyusunan disertasi tersebut.
Baca Juga: Jet Tempur Korea Selatan Bom Warganya Sendiri, Berapa Jumlah Korban?
Meskipun UI memberikan kesempatan untuk perbaikan disertasinya, apa saja yang harus dilakukan Bahlil Lahadalia?
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, mengatakan bahwa akan dilakukan pembinaan kepada promotor, kopromotor, direktur, kaprodi, dan mahasiswa terkait sesuai tingkat pelanggaran, secara proporsional.
"Pembinaan ini dilakukan mulai dari penundaan kenaikan pangkat untuk jangka waktu tertentu, serta permintaan maaf kepada sivitas akademika UI," ujarnya.
Baca Juga: Waduh, Jet Tempur AU Korea Selatan Malah Ngebom Warganya Sendiri?
Selain harus memperbaiki disertasi, Ketua Umum Partai Golkar itu juga diminta untuk meminta maaf kepada sivitas akademika UI.
"Meminta maaf kepada sivitas akademika Universitas Indonesia (UI)," tegas Heri.
Baca Juga: Chat Daviena Ngemis-Ngemis ke Nikmir Tersebar, Minta Uang Tutup Mulut Rp 15 M?
Bahlil sebelumnya dinyatakan lulus dari program doktor di Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) pada 16 Oktober 2024 lalu.
Hanya saja, UI menangguhkan disertasi Bahlil Lahadalia. Hal itu dilakukan berdasarkan keputusan yang diambil pada Rapat Koordinasi 4 Organ UI.(rgl)