Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pelaku Pamer Organ Vital di Jogja Ternyata Pendatang? Diduga Kerap Buat Rusuh hingga Warga Lokal Tak Berani Bertindak!

Nindia Aprilia • Kamis, 6 Maret 2025 | 22:41 WIB

Ilustrasi perempuan korban pamer organ vital di Jogja.
Ilustrasi perempuan korban pamer organ vital di Jogja.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus pamer organ vital di depan kost putri Kledokan, Yogyakarta, semakin menyita perhatian publik.

Terungkap bahwa para pelaku diduga bukan warga asli Jogja, melainkan pendatang yang sering membuat kerusuhan di wilayah tersebut.

Keresahan warga semakin meningkat, dengan beberapa di antaranya mengungkapkan opini mereka di media sosial. Salah satu pengguna, @azka****anakholili di akun instagram merapi_uncover.

 

"Jane rasah wedi, dikandani wae. Wong T ki udu wong-wong Jogja. Jogja punya kita, bukan punya Malika."

Unggahan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku berasal dari luar daerah dan bukan bagian dari komunitas warga asli Yogyakarta.

Isu mengenai pendatang yang sering berbuat onar pun kembali menjadi perbincangan hangat.

Pengguna lain, @adity****ambudi, bahkan menyinggung konflik lama terkait pendatang dengan entis yang sama dan dianggap meresahkan warga.

"Memang seperti itu mas. Dulu sudah pernah ada wacana kenceng banget buat diusir. Akhirnya dijegal karo gubernurnya kono sing main nang Singapore kae, karo gubernur sebelah sing saiki manggon Yojo. Soale mereka luwih terdampak. Kan sempet ono pertemuan tertutup nang Kraton Kilen biyen kae. Padahal Babarsari wes diobong." tulisnya.

Pernyataan ini merujuk pada insiden yang pernah terjadi di wilayah Babarsari dan bagaimana upaya penindakan terhadap kelompok yang kerap berbuat onar kerap menemui hambatan.

 

Baca Juga: Viral! Sekelompok Pria Diduga Pamerkan Organ Vital di Depan Kost Putri, Warga Jogja Geram!

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan memastikan tindakan hukum yang sesuai.

Warga berharap aparat bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang dan lingkungan tetap aman, terutama bagi mahasiswa dan penghuni kost di Jogja.

"Semalam sudah cek TKP dan keterangan beberapa saksi membenarkan kejadian tersebut," ujarnya kepada wartawan pada Kamis (6/3/2025) dikutip dari detik.

 Baca Juga: Siapa Fitra Eri? Kini Ikut-ikutan Diperika Kejagung soal Kasus Korupsi Pertamax Oplosan Pertamina Patra Niaga

Editor : Nindia Aprilia
#pamer #organ vital #Kledokan #pelecehan #jogja #pendatang #pelaku