Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Bekasi Direndam Banjir Tertinggi hingga 3 Meter, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Juga Ikut Terdampak!

Laila Zakiya • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:17 WIB

Pantauan udara dampak banjir di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Pantauan udara dampak banjir di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
SOLOBALAPAN.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin malam (3/3) menyebabkan banjir besar di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Beberapa wilayah di kota tersebut mengalami genangan air dengan ketinggian yang bervariasi, bahkan ada yang mencapai 3 meter.

Banjir kali ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, delapan dari dua belas kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir parah.

Beberapa di antaranya termasuk Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.

Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, enam kecamatan juga terendam air, yaitu Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung, dan Tambun Utara.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian publik adalah area Ruko Grand Galaxy City yang digenangi air hingga merendam belasan mobil.

Tak hanya itu, video yang beredar di media sosial menunjukkan Mall Mega Bekasi Hypermall pun ikut terendam banjir.

Lantai dasar mall dipenuhi air keruh, dengan barang dagangan yang hanyut dan pengunjung berusaha menyelamatkan diri ke lantai atas.

Dalam rapat koordinasi bersama BMKG, Basarnas, BNPB, dan Menko PMK yang digelar secara daring pada Selasa (4/3), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui bahwa banjir kali ini membuat aktivitas di kotanya lumpuh total.

“Dari 12 kecamatan, 8 terdampak. Pagi ini Kota Bekasi lumpuh,” ungkap Tri.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta warga untuk segera mengungsi sejak Senin malam.

Saat ini, Pemkot Bekasi masih dalam tahap pendataan jumlah korban terdampak serta proses evakuasi warga yang masih terjebak banjir.

Menanggapi situasi darurat ini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memastikan bahwa pemerintah pusat akan segera turun tangan membantu Pemkot Bekasi dalam menangani banjir.

“Tapi jangan khawatir Pak Wali Kota, pemerintah pusat lewat BNPB akan turun langsung mendampingi dalam melaksanakan langkah-langkah penanganan terhadap dampak bencana ini,” ucap Suharyanto.

Ia menegaskan bahwa fokus utama BNPB saat ini adalah mengevakuasi masyarakat yang terdampak, terutama di daerah dengan ketinggian air mencapai lebih dari 2 meter.

Sementara itu, banyak pihak mempertanyakan mengapa banjir besar terus terjadi di Kota Bekasi.

BNPB mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan perbaikan sistem drainase dan menyiapkan tempat pengungsian yang layak untuk warga terdampak.

Saat ini, tim evakuasi masih terus bekerja menyelamatkan warga yang masih terjebak di rumah-rumah mereka.

Pemkot Bekasi pun telah membuka posko darurat untuk menampung pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir. (lz)

Jadwak Imsakiyah Blora 2025
Jadwak Imsakiyah Blora 2025
Editor : Laila Zakiya
#viral #bekasi #banjir #Tri Adhianto #wali kota bekasi