Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Penyebab Meninggalnya Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono di Puncak Cartenz, Diungkap Oleh Sosok Jurnalis Ini

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 4 Maret 2025 | 00:36 WIB
Puncak Cartenz
Puncak Cartenz

SOLOBALAPAN.COM - Andreas Harsono seorang Jurnalis mengungkapkan kronologi meninggalnya dua pendaki, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, yang dilaporkan meninggal dunia akibat kedinginan di Puncak Cartens, Papua.

Dalam sebuah cuitan yang dibagikan pada akun X @andreasharsono, Minggu, 2 Maret 2025, ia menjelaskan peristiwa tragis ini.

Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, yang berusia 60 tahun, keduanya meninggal dunia di Lembah Kuning, Puncak Cartens, setelah mengalami hipotermia.

"Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, keduanya berumur 60 tahun, meninggal dunia karena kedinginan di Puncak Cartens, dekat Timika, Papua," tulis Andreas.

Lilie sendiri dikenal sebagai seorang perancang busana yang berbasis di Bandung, sementara Elsa adalah seorang dokter gigi yang tinggal di Jakarta.

Keduanya juga merupakan alumni SMA Dempo Malang angkatan 1984, seperti yang disampaikan oleh Andreas.

Kronologi Kejadian

Menurut Andreas, kedua jenazah pendaki ini ditemukan di Lembah Kuning, sebuah tempat yang sebelumnya mereka singgahi setelah menaiki helikopter.

Namun, saat berada di sana, mereka mulai merasakan suhu ekstrem dan kedinginan.

Selain Lilie dan Elsa, ada tiga pendaki lainnya yang juga terkena hipotermia. Beruntung, kondisi mereka mulai membaik meskipun mereka masih menunggu proses evakuasi.

"Selain Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, ada tiga pendaki lain terkena hipotermia. Kesehatan mereka sudah membaik, kini tunggu evakuasi," ungkap Andreas.

Andreas juga mengungkapkan bahwa dirinya mengenal baik Lilie Wijayati karena mereka pernah bersekolah bersama di SMA Dempo Malang.

Ia menceritakan, Lilie memiliki keinginan besar untuk mendaki tujuh puncak tertinggi di Indonesia.

"Badan dan jiwa sehat, dia ingin mendaki ketujuh puncak tertinggi di Indonesia, meninggal di urutan terakhir: Puncak Cartenz, Papua," ujarnya mengenang.

Tidak hanya Lilie, Elsa juga adalah teman satu angkatan Andreas di SMA Dempo Malang.

Elsa, yang bekerja sebagai dokter gigi dan merupakan lulusan Universitas Trisakti, memiliki kecintaan besar terhadap alam bebas, baik darat maupun laut.

Ia juga pernah dinas di militer. Sayangnya, Elsa meninggal di Puncak Cartens.

"Elsa Laksono juga kawan saya di SMA Dempo Malang 1981-84, dokter gigi lulusan Universitas Trisakti, pernah dinas militer, kegemarannya di alam bebas, darat maupun laut, meninggal di Puncak Cartens, Papua," tambah Andreas.

Perjalanan Menuju Puncak Cartens

Lilie dan Elsa, bersama dengan delapan pendaki lainnya yang terdiri dari satu warga Rusia dan dua warga Turki, serta lima pemandu, merupakan bagian dari kelompok pendaki yang berangkat menuju Puncak Cartens.

Mereka naik helikopter hingga Lembah Kuning, dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Namun, di tengah perjalanan menuju puncak, mereka mengalami kedinginan yang cukup ekstrem yang menyebabkan Lilie dan Elsa akhirnya meninggal dunia.

Rombongan pendaki ini berhasil mencapai puncak Cartens pada Kamis, 27 Februari.

Perjalanan untuk turun dari puncak memakan waktu dua hari, namun di Lembah Kuning, Lilie dan Elsa tidak bisa bertahan dan akhirnya meninggal dunia. "Jenasah Elsa kini sudah sampai Timika," ujar Andreas menutup cerita sedih ini.

Mengingat pentingnya keselamatan dalam pendakian gunung, peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi para pendaki dan petualang untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan ekstrem seperti mendaki gunung tinggi.

Cuaca yang ekstrem dan kondisi fisik yang tidak dipersiapkan dengan matang bisa menjadi ancaman besar bagi keselamatan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Elsa Laksono #jurnalis #Puncak Cartenz #Lilie Wijayanti