Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Klasemen Liga Korupsi Indonesia! Pertamina Oplos Pertamax Duduki Peringkat 2, PT Timah Masih Tak Tergoyahkan

Laila Zakiya • Kamis, 27 Februari 2025 | 23:37 WIB
Viral Klasemen Liga Korupsi Indonesia. Pertamina nomor dua!
Viral Klasemen Liga Korupsi Indonesia. Pertamina nomor dua!

SOLOBALAPAN.COM - Jagat media sosial kembali dibuat heboh dengan viralnya grafik Klasemen Sementara Liga Korupsi Indonesia yang menyusun skandal korupsi di Indonesia layaknya tabel klasemen sepak bola.

Dalam grafik tersebut, berbagai kasus korupsi diurutkan berdasarkan nominal kerugian negara yang dihasilkan, seolah menjadi ajang kompetisi bagi para pelaku kejahatan di negeri ini.

Dari kasus korupsi timah hingga skandal oplosan Pertamax yang mengguncang publik, daftar ini menjadi bukti nyata betapa korupsi masih merajalela di Indonesia.

Siapa yang memimpin klasemen? Dan siapa yang berpotensi naik peringkat?

Berdasarkan data yang beredar di media sosial, PT Timah Tbk masih berada di peringkat pertama klasemen Liga Korupsi Indonesia dengan angka kerugian negara mencapai Rp300 triliun.

Kasus ini menyeret Harvey Moeis, suami selebriti Sandra Dewi, yang disebut-sebut terlibat dalam praktik ilegal tata niaga timah.

Dengan angka setinggi ini, PT Timah Tbk menjauh dari pesaing-pesaingnya dalam kompetisi Liga Korupsi.

Namun, kejutan datang dari PT Pertamina Patra Niaga, yang naik ke peringkat kedua setelah skandal oplosan Pertamax dengan Pertalite terbongkar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

PT Pertamina Patra Niaga mencetak "rekor" baru dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun, menjadikannya sebagai runner-up di klasemen Liga Korupsi Indonesia.

Kejaksaan Agung mengungkap bahwa Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, diduga melakukan praktik pengoplosan BBM, yakni membeli RON 90 (Pertalite), mencampurnya di depo, lalu menjualnya sebagai RON 92 (Pertamax) dengan harga lebih tinggi.

"Tersangka RS melakukan pembelian untuk Ron 92 (Pertamax), padahal sebenarnya hanya membeli Ron 90 (Pertalite) atau lebih rendah," tegas Kejagung dalam konferensi persnya pada Senin (24/2).

Tak hanya itu, Kejagung juga menyoroti bagaimana praktik ini dilakukan secara sistematis dan berulang, sehingga menimbulkan kerugian negara yang sangat besar.

"Akibat adanya beberapa perbuatan melawan hukum tersebut, telah mengakibatkan adanya kerugian negara sekitar Rp193,7 triliun," lanjut Kejagung.

Skandal ini menimbulkan kemarahan publik karena menyangkut harga bahan bakar yang selama ini dibeli oleh masyarakat.

Di posisi ketiga, Bank Indonesia masih mempertahankan "posisi terhormatnya" dengan skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan negara Rp138 triliun.

Kasus ini sempat menjadi sorotan besar dalam sejarah korupsi Indonesia, di mana dana BLBI yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan perbankan justru disalahgunakan dan dinikmati oleh segelintir elit ekonomi dan politik.

Meski kasus ini telah berlangsung lama, hingga kini proses pemulihan kerugian negara masih berjalan dengan lambat.

Siapa Saja yang Masuk 10 Besar Liga Korupsi?

Berikut adalah daftar 10 besar dalam klasemen Liga Korupsi Indonesia versi netizen yang viral di media sosial:

1. PT Timah Tbk - Rp300 triliun (Kasus tata niaga timah, melibatkan Harvey Moeis)
2. PT Pertamina Patra Niaga - Rp193,7 triliun (Skandal oplosan Pertamax)
3. Bank Indonesia - Rp138 triliun (Kasus BLBI)
4. PT Dutapalma - Rp78 triliun (Kasus penyerobotan lahan)
5. TPPI (Trans Pacific Petrochemical Indotama) - Rp37,8 triliun (Kasus penjualan kondensat ilegal)
6. ASABRI - Rp23 triliun (Kasus korupsi dana pensiun TNI-Polri)
7. PT Jiwasraya - Rp16,8 triliun (Kasus korupsi asuransi)
8. PT Musim Mas - Rp12 triliun (Kasus penggelapan pajak industri sawit)
9. Garuda Indonesia - Rp8,1 triliun (Kasus pengadaan pesawat dan korupsi leasing)
10. Kominfo - Rp8 triliun (Kasus korupsi proyek BTS 4G)

 

Viralnya klasemen Liga Korupsi Indonesia ini menjadi bentuk kritik tajam dari masyarakat terhadap semakin maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.

Dengan jumlah kerugian yang terus meningkat setiap tahun, masyarakat mulai mempertanyakan sejauh mana keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#liga korupsi indonesia #viral #pertamina #pertamax