Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Natalius Pigai Bela Novi Sukatani, Desak Investigasi Pemecatan Vokalis Band Punk yang Viral dengan Lagu Bayar Bayar Bayar

Laila Zakiya • Minggu, 23 Februari 2025 | 00:58 WIB
Tangkapan layar Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Tangkapan layar Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024).

SOLOBALAPAN.COM - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan tanggapan tegas terkait kabar pemecatan Novi Citra Indriyati, vokalis band punk Sukatani, yang sebelumnya viral karena lagu 'Bayar Bayar Bayar'.

Pigai menyatakan akan memberikan perlindungan hukum kepada Novi jika pemecatan tersebut terbukti berkaitan dengan kebebasan berekspresi.

Melalui akun X pribadinya @NataliusPigai2, Pigai menegaskan bahwa staf dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian HAM Jawa Tengah akan menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

"Staf saya dari Kanwil Jawa Tengah akan cek kebenaran informasi. Jika benar dipecat karena sebagai vokalis Sukatani, maka kami akan menolak karena pemerintah konsisten memastikan perlindungan dan penghormatan HAM setiap warga negara Indonesia," tulis Pigai pada Sabtu, 22 Februari 2025.

Pigai menekankan bahwa Sukatani sudah meminta maaf terkait lagu mereka yang mengkritik kepolisian dan pihak berwenang juga telah menerima permintaan maaf tersebut.

Oleh karena itu, ia menilai tidak seharusnya ada tindakan diskriminatif terhadap personel band.

"Sukatani dan kepolisian sudah meminta maaf, dan kepolisian juga menerima sebagai kritik atau masukan. Soal pemecatan, silakan laporkan kepada kami di Kanwil Jawa Tengah atau langsung ke Kantor Pusat Kementerian HAM," lanjut Pigai.

Novi, yang selain menjadi vokalis band Sukatani juga berprofesi sebagai guru SD di Purbalingga, dikabarkan telah dipecat dari tempat mengajarnya.

Informasi ini pertama kali mencuat di media sosial X melalui unggahan akun @arman_***** yang menulis, "Personel Sukatani dipecat sebagai guru? Gila ini!"

Unggahan tersebut segera mendapat banyak reaksi dari warganet. Beberapa netizen mengonfirmasi bahwa Novi benar-benar telah dipecat, sementara yang lain mengecam dugaan campur tangan aparat dalam keputusan tersebut.

"Yes bang, sudah dikonfirmasi, vokalisnya emang dipecat dari pekerjaannya," tulis akun @ar*****.

Sementara akun lain menambahkan, "Sudah matiin rezeki orang, matiin suara rakyat, terus berharap apa? Rakyat nurut? Takut? Kagak!"

Hingga saat ini, baik pihak Novi maupun band Sukatani belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar pemecatan ini.

Sebelumnya, setelah kontroversi lagu 'Bayar Bayar Bayar', personel band Sukatani mengunggah video permintaan maaf kepada Kapolri dan institusi kepolisian.

Mereka juga mengumumkan bahwa lagu tersebut ditarik dari semua platform digital.

Namun, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menegaskan bahwa kepolisian tidak antikritik dan tetap menghormati kebebasan berekspresi melalui seni.

"Kita menghargai kegiatan berekspresi dan berpendapat melalui seni. Kemudian melalui seni atau pendapat atau kritikan tersebut, Polri tidak antikritik," ujar Artanto.

Bahkan, ia menegaskan bahwa Sukatani tetap diperbolehkan membawakan lagu mereka di panggung musik.

"Monggo aja. Kita menghargai ekspresi dan yang memberikan kritik membangun kepada Polri," tandasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Novi Citra Indriyati #Sukatani Band #natalius pigai