SOLOBALAPAN.COM - Musisi senior Fariz RM kini kembali terjerat masalah hukum terkait narkoba, sebuah kenyataan yang cukup ironis mengingat ini adalah kali keempat bagi penyanyi yang terkenal lewat lagu "Sakura" tersebut terlibat dalam kasus serupa.
Kompol Telly Areska, Wakil Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, Fariz mengaku mengonsumsi narkoba akibat adanya persoalan keluarga.
Hal ini sudah berlangsung sekitar setahun sebelum akhirnya ia kembali ditangkap untuk keempat kalinya.
"Mungkin, berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan, masalah keluarga menjadi faktor utama. Itu kira-kira alasannya," ungkap Telly Areska saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (20/2/2025).
Telly juga menambahkan, "Dari pengakuannya, ini dimulai sekitar setahun yang lalu."
Dalam kesempatan yang sama, Fariz RM menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa setiap kali terlibat dalam masalah hukum terkait narkoba, ia selalu berusaha untuk berhenti menggunakan barang terlarang tersebut.
"Ya tentu saja, setiap kali saya terlibat masalah, saya berusaha untuk berhenti," jelas Fariz dengan penuh penyesalan.
Fariz juga mengakui bahwa berbagai tekanan, terutama yang datang dari popularitasnya, kerap menjadi beban berat yang mengganggu keseimbangannya.
Hal ini, menurutnya, sering menjadi pemicu dirinya jatuh kembali dalam lingkaran narkoba.
"Namun, tekanan-tekanan yang datang, termasuk dari popularitas saya, menjadi beban yang sangat berat. Mungkin itu yang membuat saya kembali tergelincir," katanya.
Pihak kepolisian kini masih mendalami kemungkinan Fariz RM untuk menjalani rehabilitasi.
Mengingat ini adalah kali keempat Fariz ditangkap dengan kasus narkoba—setelah sebelumnya pada tahun 2008, 2014, dan 2015—pemeriksaan lebih lanjut tengah dilakukan.
"Itu sedang kami dalami, apakah dia akan menjalani rehabilitasi atau tidak. Sementara ini, kami masih memeriksa lebih lanjut mengenai kemungkinan tersebut," ujar Kompol Telly Areska.
Mengingat frekuensi keterlibatannya dalam kasus yang sama, rehabilitasi bisa menjadi langkah yang penting untuk membantunya keluar dari masalah ini.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap agar Fariz RM dapat memperoleh dukungan yang tepat untuk memperbaiki diri, terutama mengingat pengaruh besar yang dimilikinya dalam dunia musik Indonesia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo