Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sukatani Band Minta Maaf dan Tarik Lagu 'Bayar Bayar Bayar' yang Viral dengan Lirik Bayar Polisi, Benarkah Diintimidasi Isilop?

Laila Zakiya • Kamis, 20 Februari 2025 | 23:27 WIB
Sukatani band ajukan permintaan maaf.
Sukatani band ajukan permintaan maaf.

SOLOBALAPAN.COM - Grup band punk asal Purbalingga, Sukatani, secara mengejutkan menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri dan institusi kepolisian serta menarik lagu 'Bayar Bayar Bayar' dari semua platform musik.

Lagu yang menjadi sorotan ini diketahui mengandung kritik terhadap oknum kepolisian, namun kini telah dihapus atas keputusan personel band itu sendiri.

Melalui akun media sosial @sukatani.band, dua personel Sukatani, Muhammad Syifa Al Lufti (gitaris) dan Novi Citra Indriyati (vokalis), mengunggah video permintaan maaf pada Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam video tersebut, mereka tampil tanpa topeng, sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya.

"Pada hari ini, Kamis tanggal 20 Februari 2025. Perkenalkan saya, Muhammad Syifa Al Lutfi dengan nama panggung Alectroguy selaku gitaris," ujar Syifa Lufti.

"Dan saya, Novi Citra Indriyati, nama panggung Twister Angel selaku vokalis dari grup band Sukatani, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri," sambung Novi.

Mereka juga mengimbau para pengguna media sosial untuk menghapus lagu yang telah tersebar di berbagai platform, termasuk di Spotify, sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka.

Dalam pernyataan yang mereka sampaikan, Sukatani menyebut bahwa lagu 'Bayar Bayar Bayar' sebenarnya diciptakan untuk mengkritik oknum kepolisian yang melanggar aturan.

"Lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan," jelas Lufti.

Namun, setelah lagu ini viral dan menarik perhatian publik, mereka memutuskan untuk menarik lagu tersebut dan meminta maaf secara terbuka.

"Saya telah mencabut dan menarik lagu ciptaan kami yang berjudul Bayar Bayar Bayar, lirik lagu Bayar Polisi," kata Lufti.

Mereka juga menegaskan bahwa pengumuman ini mereka buat secara sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

"Pernyataan yang kami buat ini dengan sebenarnya, tanpa ada paksaan dari pihak mana pun, dari siapa pun, kami buat secara sadar dan sukarela," ujar mereka dalam video permintaan maafnya.

Setelah video permintaan maaf ini diunggah, banyak spekulasi bermunculan, terutama karena Sukatani dikenal sebagai band punk yang selalu tampil dengan identitas tertutup menggunakan topeng.

Banyak warganet berspekulasi bahwa permintaan maaf ini dibuat karena adanya tekanan dari pihak tertentu, terutama setelah lagu tersebut viral. Namun, hingga kini, tidak ada pernyataan resmi mengenai apakah benar terjadi tekanan terhadap band tersebut.

Keputusan Sukatani untuk menarik lagu 'Bayar Bayar Bayar' dan meminta maaf telah menimbulkan reaksi beragam dari publik, terutama dari penggemar mereka dan komunitas musik independen di Indonesia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Sukatani Band