SOLOBALAPAN.COM - Menjelang bulan suci Ramadan 2025, pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal libur bagi siswa sekolah melalui Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri.
Berikut adalah rincian jadwal libur dan kegiatan belajar selama Ramadan hingga Idul Fitri 2025:
1. Libur Awal Ramadan
Siswa akan mendapatkan libur pada awal Ramadan, yaitu mulai Kamis, 27 Februari 2025 hingga Rabu, 5 Maret 2025.
Selama periode ini, siswa diharapkan melaksanakan pembelajaran mandiri di rumah sesuai dengan penugasan dari sekolah atau madrasah.
2. Kegiatan Belajar di Sekolah
Setelah libur awal Ramadan, kegiatan pembelajaran di sekolah akan dilanjutkan mulai Kamis, 6 Maret 2025 hingga Selasa, 25 Maret 2025.
Selama periode ini, jam belajar akan disesuaikan dengan kondisi bulan puasa untuk memastikan kenyamanan siswa dalam menjalankan ibadah dan aktivitas belajar.
Selain itu, di pekan-pekan ini juga terdapat sejumlah libur akhir pekan, seperti pada tanggal 9 Maret, 16 Maret, dan 23 Maret yang jatuh di Hari Minggu.
3. Libur Menjelang Idul Fitri
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, siswa akan kembali mendapatkan libur mulai Rabu, 26 Maret 2025 hingga Selasa, 8 April 2025.
Libur ini mencakup persiapan menjelang Idul Fitri dan cuti bersama yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
4. Kembali Masuk Sekolah
Setelah rangkaian libur Idul Fitri, kegiatan pembelajaran di sekolah akan dimulai kembali pada Rabu, 9 April 2025.
Siswa diharapkan sudah siap untuk melanjutkan proses belajar mengajar seperti biasa.
Pemerintah pusat menginstruksikan agar Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Pendidikan (Disdik) menyelenggarakan pembelajaran secara mandiri selama periode libur.
Hal ini bertujuan agar siswa tetap dapat melanjutkan proses belajar melalui tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah.
Selain itu, siswa juga diperbolehkan melaksanakan pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau di masyarakat sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh masing-masing sekolah.
Dengan adanya penyesuaian jadwal ini, diharapkan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa mengesampingkan kewajiban belajar.
Orang tua juga diharapkan dapat mendampingi dan memantau kegiatan belajar anak-anak selama periode libur tersebut. (lz)
Editor : Laila Zakiya