SOLOBALAPAN.COM - Nama Wirda Mansur kembali menjadi sorotan setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Kali ini, putri dari Yusuf Mansur itu dituding meninggalkan ribuan member komunitas berbayarnya tanpa kejelasan, meski telah mengantongi miliaran rupiah dari biaya pendaftaran kelas online.
Berdasarkan laporan yang viral di X, Wirda Mansur diduga memiliki hutang kepada para member kelas online MAB yang ia buat.
Seorang pengguna Twitter bernama Nanad mengungkap bahwa sejak hampir dua tahun terakhir, kelas online tersebut tidak berjalan, meskipun sudah diikuti sekitar 90.000 orang dengan biaya pendaftaran berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per peserta.
Jika dikalkulasikan, total dana yang masuk dari pendaftaran ini bisa mencapai Rp9 miliar.
Namun, bukannya mendapatkan materi yang dijanjikan, para peserta justru ditinggalkan tanpa kejelasan.
"Konteks: Hutang sama komunitas berbayar yang pernah dia buat, berbayar 100 ribu per orang, total member 90k kurang lebih. Hiatus hampir 2 tahun, member ditinggalkan tanpa kejelasan," tulis akun @basoikangrobak dalam cuitannya yang viral pada 16 Februari 2025
Kelas online yang disebut sebagai 'Join Member Bonus Kuliah Wisata Hati' awalnya dijanjikan sebagai tempat belajar online yang akan memberikan banyak ilmu dan keuntungan bagi pesertanya.
Namun, setelah membayar, para peserta justru mendapatkan pengalaman berbeda.
Ketika mempertanyakan kelas yang tak kunjung berjalan, mereka hanya diberi alasan bahwa website sedang dalam perbaikan dan akan kembali dalam seminggu.
Namun, hampir dua tahun berlalu, tak ada perkembangan maupun kejelasan dari pihak Wirda Mansur.
Banyak korban mulai bersuara di grup Telegram komunitas tersebut, mengungkapkan kekecewaan dan rasa tertipu.
Namun, hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Wirda Mansur terkait tuntutan para member.
Di tengah viralnya kasus ini, netizen semakin geram setelah melihat unggahan Wirda Mansur yang masih aktif memamerkan liburan ke luar negeri serta gaya hidup mewahnya.
Banyak yang menilai bahwa uang dari kelas online tersebut justru digunakan untuk keperluan pribadinya.
Bahkan, akun X yang pertama kali membagikan informasi ini turut menampilkan tangkapan layar dari Instagram Wirda Mansur saat menikmati perjalanannya ke berbagai negara.
Akibat gelombang protes yang terus berdatangan, kolom komentar di akun Instagram Wirda Mansur kini dibatasi.
Unggahan terakhirnya pada 7 Februari 2025 masih menampilkan sebagian komentar sebelum akhirnya tidak bisa lagi dibanjiri kritik dari netizen. (lz)
Editor : Laila Zakiya