SOLOBALAPAN.COM - Nama Hendy Setiono, pengusaha di balik Kebab Turki Baba Rafi, kembali menjadi sorotan.
Bukan karena kisah suksesnya dalam membangun jaringan bisnis besar, melainkan karena dugaan investasi bodong dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret namanya.
Dugaan ini mencuat setelah Niko Al Hakim alias Okin, mantan suami Rachel Vennya, mengungkap bahwa Hendy melakukan praktik bisnis yang tidak transparan.
Bahkan, ia mengaku kesulitan meminta rekening koran untuk audit keuangan sejak 2021.
"Minta rekening koran aja susahnya minta ampun. Sampe lewat somasi 1,2,3 sampe akhirnya bikin LP di Bareskrim atas dasar TPPU," kata Okin di Instagram @okinpth.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menyelimuti deretan bisnis Hendy Setiono.
Dikutip dari akun LinkedIn pribadinya, berikut adalah bisnis yang dikendalikan Hendy Setiono:
1. Baba Rafi Enterprise – Perusahaan induk dari jaringan bisnisnya.
2. PT Baba Rafi International – Pengelola jaringan Kebab Turki Baba Rafi.
3. Container Kebab – Waralaba kebab dengan konsep gerai kontainer.
4. CV Warmee Berkah Bersama – Bisnis yang bergerak di bidang kuliner.
5. PT Tambak Udang Baba Rafi – Usaha perikanan yang sempat terseret kasus investasi bodong pada 2022, dengan kerugian korban mencapai Rp9,15 miliar.
6. PT Makan Ikan Indonesia (Ngikan) – Bisnis kuliner yang melibatkan Okin, kini bermasalah karena dugaan skema penipuan.
7. PT Jepsoe Masakin Baba (Menantea) – Bisnis minuman teh yang sempat menggandeng Jerome Polin.
8. PT Makan Nyapii Indonesia (Nyapii) – Usaha kuliner berbasis daging sapi.
Selain itu, Hendy disebut kerap menggandeng selebritas untuk membangun bisnis dengan konsep 'seolah-olah bisnis milik selebgram'.
Namun, ketika bisnis menurun, ia disebut melepaskan tanggung jawab, meninggalkan rekan bisnisnya untuk menghadapi kecaman publik.
Okin mengaku sejak awal bisnis Ngikan pada 2019, Hendy tidak pernah transparan soal keuangan.
Okin sudah berulang kali meminta laporan rekening koran, tetapi Hendy selalu menghindar.
"Akhirnya dari tahun 2022, 2023 itu gue selalu minta mana rekening koran? Gue tuh mau audit eksternal, loh. Tapi ya gak bisa, karena gak pernah dikasih sama dia," ungkap Okin.
Setelah gagal mendapat kejelasan, Okin melayangkan tiga somasi sebelum akhirnya melaporkan Hendy ke Bareskrim Polri pada September 2024 atas dugaan pencucian uang.
Namun, bukannya menyelesaikan masalah, Hendy malah melaporkan balik Okin secara perdata, mengklaim bahwa Okin tidak memiliki saham di PT Ngikan.
"Dia tiba-tiba ngelaporkan gue perdata, yang pertama adalah dia bilang soal perdata bahwa gue tidak punya saham di PT ini, goblok gak kira-kira?" ujar Okin geram.
Okin bukan satu-satunya figur publik yang diduga terjebak dalam skema bisnis Hendy.
Jerome Polin (Menantea) disebut mengalami permasalahan serupa.
Almarhum Babe Cabita (Dadar Beredar) juga dikaitkan dengan bisnis Hendy yang bermasalah.
Banyak yang menilai bahwa Hendy memanfaatkan nama besar selebritas untuk membangun bisnis, lalu meninggalkan mereka saat ada masalah. (lz)
Editor : Laila Zakiya