SOLOBALAPAN.COM - Kasus Vadel Badjideh yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Nikita Mirzani semakin menarik perhatian publik.
Tak hanya soal hubungannya dengan Lolly (Laura Meizani), tetapi juga dugaan penggelapan uang endorsement milik Lolly yang kini mulai terbongkar.
Bukan hanya Vadel Badjideh, tetapi nama Martin Badjideh, kakak dari Vadel, ikut terseret setelah keceplosan dalam klarifikasi yang ia lakukan pada September 2024.
Dalam konferensi pers yang digelar saat itu, Martin membantah bahwa keluarganya memonopoli uang Lolly.
Namun, justru dalam penjelasannya, ia secara tidak sadar mengungkap mutasi rekening yang menunjukkan adanya transaksi uang masuk dan keluar hingga ratusan juta rupiah!
Dalam konferensi pers tersebut, Martin secara detail menyebutkan jumlah transaksi yang terjadi dalam rekening istrinya, yang disebut digunakan sebagai perantara transaksi antara Lolly dan seseorang berinisial C.
"Jadi, totalnya itu diklaim Rp400 juta. Tapi, yang masuk ini untuk mutasinya saya rangkum di bulan Februari tahun 2024 tanggal 26, uang masuk dari C itu Rp5.719.182. Terus tanggal 26 masuk Rp398.438, tanggal 26 masuk juga Rp10 juta, itu yang uang masuk," kata Martin.
Meski awalnya membantah telah menguasai uang Lolly, Martin justru mengakui bahwa setidaknya ada 7 riwayat transaksi yang nilainya mencapai Rp100 juta.
"Saya lihat setiap ada klaim Rp400 juta transfer, itu transfer dari mutasi mana yang jelas? Di sini saya tegaskan Rp50 juta justru kita transfer keluar ke rekening C di hari itu. Itu permintaan dari LM setelah ngobrol dengan C," sambungnya.
Namun, setelah perhitungan lebih lanjut, saldo di rekening istri Martin Badjideh masih tersisa sekitar Rp50 juta.
"Tanggal 3 (Maret) masuk lagi Rp 27 juta. Saya nggak tahu maksudnya apa (transfer) keluar masuk yang lebih paham mungkin LM sama C karena kita cuma perantara," ujar Martin.
Pernyataan ini pun langsung memicu spekulasi di kalangan netizen.
Banyak yang menduga bahwa uang endorsement Lolly memang ditilep oleh keluarga Vadel tanpa sepengetahuannya.
Dugaan penguasaan uang Lolly ini semakin kuat setelah Nikita Mirzani mengungkap kondisi mengenaskan yang dialami anaknya selama berpacaran dengan Vadel.
Menurut Nikita, Lolly bahkan pernah sampai minum air keran dan makan makanan sisa karena uangnya dikuasai oleh keluarga Badjideh.
"Laura itu pernah minum air keran, dan dia pernah makan makanan kemarin. Mungkin tidak basi, tapi ya itulah," ungkap Nikita Mirzani.
Ia juga menegaskan bahwa semua transaksi keuangan endorsement Lolly masuk ke rekening Martin, bukan ke rekening pribadi Lolly sendiri.
"Ternyata dia, untuk makan saja, tunggu transferan keluarga kang semir. Segala apapun penghasilan dari endorse dan lain-lain, masuk ke rekeningnya Martin," kata Nikita.
Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan bahwa keluarga Vadel memang sengaja mengontrol keuangan Lolly, bahkan mungkin menggunakan uangnya untuk kepentingan pribadi.
Kini, Vadel Badjideh telah resmi menjadi tersangka, dan Nikita Mirzani merasa bersyukur karena Lolly akhirnya berani bicara jujur kepada pihak kepolisian.
Bahkan, Nikita dan Lolly kini sudah saling berkomunikasi kembali, meskipun Lolly masih berada di rumah aman.
"Kalau tinggal (bareng) belum, kalau komunikasi iya," ujar Nikita.
Yang menarik, Nikita juga sudah mengatur pertemuan dengan Lolly, serta kedua anaknya yang lain, Azka dan Arkana, untuk berkumpul kembali sebagai keluarga.
"Tapi besok kita ketemu, Azka, Arkana sama kakak Lolly," tambahnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya