Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral! Penyiar RRI Menangis dan Mengeluh ke Prabowo akibat Efisiensi Anggaran: Bapak, di Mana Kasih Sayang untuk Kami?

Laila Zakiya • Rabu, 12 Februari 2025 | 17:32 WIB
Viral penyiar RRI keluhkan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden.
Viral penyiar RRI keluhkan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden.

SOLOBALAPAN.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) menangis saat siaran mendadak viral di media sosial.

Penyiar yang diketahui bernama Aiinizzaa ini mengungkapkan kegelisahannya terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam video yang beredar, Aiinizzaa terlihat tak kuasa menahan air matanya ketika membahas dampak pemangkasan anggaran terhadap pegawai honorer RRI.

Kebijakan ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjalankan program makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia.

"Bapak, kita tahu bahwa efisiensi anggaran yang bapak lakukan ini untuk menunjang agar program-program bapak seperti makan gratis untuk anak-anak bisa berjalan dengan baik," ujar Aiinizzaa dalam siarannya yang dikutip dari TikTok @jendela_indonesia_0.

Namun, ia kemudian mempertanyakan apakah kebijakan ini telah mempertimbangkan dampak besar terhadap para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya.

"Sudahkah Bapak berpikir bahwa ketika pagi hari berhasil memberi makan anak-anak, tapi ketika pulang ke rumah, mereka tetap tidak mendapatkan makanan yang layak dari orang tua mereka karena ternyata orang tua di rumah harus di-PHK atas kebijakan efisiensi anggaran?" lanjutnya.

Kebijakan efisiensi anggaran yang dijalankan Prabowo Subianto memang menuai banyak kritik.

Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah pemangkasan 50 persen anggaran untuk lembaga dan kementerian, termasuk RRI.

Akibatnya, ratusan pegawai honorer di RRI dikabarkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Dalam sebuah pesan langsung (DM) yang beredar di akun menfess, disebutkan bahwa keputusan PHK ini dilakukan demi mendukung anggaran program makan bergizi gratis.

"Sedih banget, efisiensi anggaran ini hanya untuk makan bergizi gratis," ungkap salah satu pegawai dalam DM tersebut.

Tak hanya kehilangan pekerjaan, pegawai RRI yang masih bertahan juga harus menghadapi berbagai pembatasan fasilitas.

Layanan listrik hingga antar-jemput pegawai disebut-sebut mulai dikurangi akibat penghematan dana operasional.

Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak, termasuk aktivis sosial dan warganet.

Nong Andah, istri dari Guntur Romli, turut mengomentari kebijakan ini melalui akun Instagramnya @nongandah.

"Benar juga sih, efisiensi dilakukan tapi yang jadi korban tetap rakyat kecil," tulisnya.

Ia juga menyoroti jumlah kementerian yang banyak, yang seharusnya turut dirampingkan jika memang efisiensi menjadi alasan utama kebijakan ini.

"Tapi gimana ya, kalau dampak dari efisiensi ini terlalu ekstrem, ya akan banyak PHK di mana-mana. Sedih dan sedih," pungkasnya.

Sementara itu di akhir siarannya, Aiinizzaa menyampaikan pertanyaan tajam kepada Prabowo yang selama ini dikenal dengan slogan kepeduliannya terhadap rakyat.

"Menurut Bapak, di mana letak yang Bapak bilang bahwa Bapak mencintai rakyat Bapak?" tutupnya dengan suara bergetar.

Ungkapan ini sontak mendapat banyak simpati dari warganet.

Banyak yang mempertanyakan apakah kebijakan pemangkasan anggaran ini benar-benar dilakukan demi kepentingan rakyat, atau justru mengorbankan rakyat kecil demi program yang lebih besar. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Efisiensi anggaran 2025 #viral #rri