SOLOBALAPAN.COM - Ketegangan melanda SMAN 1 Bukateja setelah ratusan siswa menggelar aksi protes pada Rabu, 5 Februari 2025.
Mereka menuntut pertanggungjawaban sekolah terkait 140 siswa yang terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akibat dugaan kelalaian dalam penginputan data ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Aksi ini digelar setelah siswa mengetahui bahwa sekolah mereka belum menyelesaikan finalisasi data hingga batas waktu yang telah diperpanjang pada 4 Februari 2025.
Kondisi ini membuat mereka kehilangan kesempatan untuk bersaing dalam seleksi masuk perguruan tinggi jalur prestasi.
Dalam orasi yang disampaikan di halaman sekolah, koordinator aksi, M. Nola Daradjatun, menyampaikan rasa kecewa yang mendalam atas kondisi ini.
"Usaha kami selama ini secara moral dan materi sia-sia. Kami yakin ini kelalaian sekolah. Kami menuntut sekolah memfasilitasi masuk perguruan tinggi. Tapi belum ada titik terang, masih abu-abu," ujar Nola dikutip dari instagram pembasmi.kehaluan.real.
Sambil membentangkan spanduk, para siswa berharap pihak sekolah segera memberikan kejelasan dan solusi atas masalah yang mereka hadapi.
Namun, di tengah aksi yang penuh tekanan tersebut, perhatian siswa justru teralihkan oleh tindakan seorang oknum guru yang menjadi sorotan.
Oknum Guru Malah Mesra di Tengah Demo Siswa
Saat siswa sibuk menyuarakan tuntutan mereka, sepasang oknum guru justru tertangkap kamera tengah bergandengan tangan di depan murid-murid.
Sikap yang dianggap tidak profesional ini kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah foto dan video mereka tersebar.
Baca Juga: 5 Kreasi Mi Instan agar Tidak Bosan, Level Up Mi Instan-mu Biar Nggak Gitu-gitu Aja!
Sejumlah warganet pun melontarkan komentar, mempertanyakan hubungan kedua guru tersebut serta kesopanan mereka di lingkungan sekolah, terutama dalam situasi yang sedang tegang.
"Ini istrinya? Tapi emang sopan kayak gitu di depan murid-murid?" tulis akun nana.curly.58.
"Pak, kenapa harus bergandengan tangan, ingat istri di rumah Pak," sahut akun iburecehbgt.
"Kalau suami istri sekalipun, kalau lagi di lingkungan kerja gini pantas nggak sih? Di sekolah gue juga ada guru suami istri, tapi nggak kayak gini juga," komentar akun auliatikanuh1.
"Kalau guru ASN bisa dipecat nggak sih?" tanya akun mala_kenzie_meika.
"Kok romantis?" tulis akun dickyvanesa_ dengan nada heran.
Sampai saat ini belum ada kejelasan terkait dua orang guru yang terlihat bergandeng tangan di depan para siswanya tersebut.
Hingga saat ini, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait nasib 140 siswa yang gagal SNBP maupun respons terhadap insiden guru yang menjadi perbincangan publik.
Sementara itu, para siswa tetap berharap ada langkah nyata dari sekolah untuk menyelesaikan masalah ini, karena peluang masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP hanya datang sekali dalam setahun.
Editor : Nindia Aprilia