SOLOBALAPAN.COM - Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional pada bulan Januari, Rumah Zakat Solo mengadakan webinar bertema kesehatan dan gizi.
Acara ini menghadirkan dr. Amelya Augusthina Ayusari, M.Gizi, Sp.GK, atau yang akrab disapa dr. Amel, sebagai narasumber utama.
Beliau merupakan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Laboratorium Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UNS dan RSUD Dr. Moewardi, serta seorang pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.
Webinar dibuka dengan sambutan dari Branch Manager Rumah Zakat Kantor Layanan Solo, Eko Prasetyono.
Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Rumah Zakat dalam mengatasi permasalahan gizi di Indonesia.
Ia berharap melalui webinar ini, para peserta dapat memperoleh wawasan tentang pentingnya menjaga pola makan agar gizi tetap seimbang.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Rumah Zakat terus berupaya mendukung penurunan angka stunting di Indonesia, sebagai bagian dari program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Pentingnya Pola Makan Sehat untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM)
Seperti yang diketahui, angka kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia masih cukup tinggi.
Berdasarkan Data Databoks Katadata per Agustus 2023, jumlah kematian akibat PTM mencapai 7,04 juta jiwa.
Beberapa penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia antara lain:
- Penyakit kardiovaskular
- Kanker
- Penyakit pernapasan kronis
- Diabetes
- Stroke
Sementara itu, menurut Data Riskesdas 2013, salah satu faktor risiko tertinggi PTM di Indonesia adalah kurangnya konsumsi buah dan sayur.
Oleh karena itu, pola makan yang benar menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan.
"Gizi yang baik bukan hanya tentang apa yang kita makan, tetapi juga bagaimana kita memahami kebutuhan tubuh dan memberikan asupan yang tepat agar tumbuh optimal, untuk tubuh yang sehat dan produktif," ujar dr. Amel dalam webinar tersebut.
Lebih lanjut, dr. Amel juga menyoroti pentingnya pengaturan gizi yang lebih ketat bagi penderita diabetes.
"Konsumsi gizi bagi penderita diabetes harus benar-benar dijaga dan diperhatikan," pungkasnya. (adv/lz)
Editor : Laila Zakiya