SOLOBALAPAN.COM - Kabar duka datang dari dunia hiburan, dengan berita meninggalnya Abang Siomay Racing, atau yang dikenal dengan Bang Nisan bin Nasan.
Berita ini cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Di platform X, kabar wafatnya Bang Nisan menjadi trending topic, dengan banyak netizen yang merasa terkejut dan berduka.
Salah satu topik yang banyak dibahas adalah ungkapan "Innalillahi", yang menggambarkan kesedihan atas kepergian sosok yang cukup populer di dunia maya.
Bang Nisan memang dikenal luas oleh warganet.
Dia bukan hanya seorang penjual siomay, tetapi juga memiliki ciri khas dalam berjualan, terutama gaya bicara yang sering terdengar marah-marah namun tetap lucu, dengan aksen Betawi yang kental.
Kabar meninggalnya Abang Siomay Racing ini kemudian dibenarkan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @somayracingg88.
Dalam postingan tersebut, terdapat pesan yang mengungkapkan duka cita dan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Mohon doanya, ya, dan mohon maaf bila almarhum selama hidup banyak salah. HP almarhum dipegang saudara," demikian keterangan yang muncul di Instastory akun tersebut, yang dikutip pada Minggu (26/1/2025).
Lebih lanjut, terdapat pesan lainnya yang mengajak semua pihak untuk mendoakan almarhum.
"Kita doakan, ya, teman-teman untuk almarhum bapak Nisan bin Nasan, semoga almarhum khusnul khotimah dan diterima di sisi Allah dengan sangat baik dan bila ada salah kata atau perbuatan sengaja atau tak sengaja, tolong dimaafkan seikhlasnya. Al Fatihah."
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab kematiannya. Namun, ada beberapa spekulasi yang berkembang di kalangan netizen.
Ada yang menyebut bahwa Bang Nisan meninggal akibat angin duduk, sebuah kondisi medis yang mengarah pada nyeri dada akibat aliran darah ke jantung yang terhambat.
Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa almarhum mengalami serangan jantung sebelum mengembuskan napas terakhir.
Bang Nisan memang cukup populer di media sosial, terutama karena keberaniannya dalam mengunggah konten-konten yang kocak dan penuh canda.
Di akun Instagram dan TikTok-nya, ia berbagi momen keseharian dalam berdagang siomay, dengan gaya bicara khas Betawi yang mengundang tawa banyak orang.
Akun Instagram miliknya, @somayracingg88, memiliki 56,5 ribu pengikut, sementara akun TikTok @somayracing_real, yang memiliki 32,6 ribu pengikut, juga menjadi tempat di mana Bang Nisan sering berbagi video lucu dan aktivitas seputar siomay yang ia jual.
Kepergian Bang Nisan meninggalkan kenangan mendalam bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang pernah menikmati keunikan cara berjualan siomaynya.
Di media sosial, ia akan terus dikenang sebagai sosok yang mampu menghadirkan tawa meski hanya lewat kata-kata sederhana.
Semoga amal dan kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo