Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Begini Pengakuan Sosok yang Pertama Kali Temukan Koper Merah Berisi Jasad Uswatun Khasanah di Ngawi

Laila Zakiya • Sabtu, 25 Januari 2025 | 20:05 WIB
Penemuan jasad korban mutilasi di dalam koper merah di Ngawi.
Penemuan jasad korban mutilasi di dalam koper merah di Ngawi.

SOLOBALAPAN.COM - Penemuan koper merah di selokan dekat TPS Dadapan, Ngawi, pada 23 Januari 2025, menggemparkan masyarakat.

Koper tersebut ternyata berisi jasad seorang wanita yang belakangan diketahui sebagai Uswatun Khasanah.

Yusuf, seorang warga Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, adalah orang pertama yang menemukan koper tersebut.

Kisah penemuan koper ini penuh dengan kejutan dan menjadi awal pengungkapan kasus tragis tersebut.

Kronologi Penemuan oleh Yusuf

Yusuf, pria berusia 40 tahun, awalnya sedang membuang sampah di TPS Dadapan.

Saat hendak pulang, pandangannya tertuju pada sebuah paket besar yang berada di selokan seberang TPS.

Paket itu terbungkus rapi dengan bubble wrap dan selotip bertuliskan 'Fragile Handle With Care', sehingga terlihat seperti barang berharga.

"Karena penasaran, paket itu mau diangkat Pak Yusuf, dikiranya benda berharga," ujar Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Sagita Rama.

Namun, Yusuf merasa curiga karena paket tersebut cukup berat.

Saat mencoba membuka bungkusnya, ia menemukan sebuah koper merah yang diikat dengan tali dadung merah.

Meskipun mengira koper tersebut berisi sesuatu yang bernilai, Yusuf mulai merasakan ada sesuatu yang tidak biasa ketika mencium bau menyengat.

Ketika koper dibuka sedikit, Yusuf melihat bed cover di dalamnya dan memutuskan untuk melapor kepada kepala desa.

"Karena ragu-ragu, melapor ke saya," jelas Andik.

Setelah menerima laporan dari Yusuf, Kepala Desa Dadapan segera menuju lokasi penemuan dan melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kendal dan Polres Ngawi.

Pihak kepolisian dan tim inafis Satreskrim Polres Ngawi bersama petugas Puskesmas Kendal tiba di lokasi untuk memeriksa koper lebih lanjut.

"Kami langsung menghubungi kepolisian," ungkap Andik.

Benar saja, ketika koper tersebut dibuka, ditemukan jasad seorang wanita yang terbungkus bed cover berwarna krem.

Beberapa bagian tubuh korban, seperti kepala dan kaki, tidak ditemukan di dalam koper.

Kepala Desa Andik menduga bahwa pelaku adalah seseorang yang terbiasa membungkus paket secara profesional.

"Kalau bukan orang yang terbiasa membungkus paket, tidak bisa membungkus seperti itu," ujarnya.

Sementara itu, lokasi penemuan koper telah diamankan oleh polisi, dan jasad korban dibawa ke RSUD Dr. Soeroto Ngawi untuk proses otopsi.

Petugas Puskesmas Kendal, Ririn Panca Winanti, menyatakan bahwa otopsi sangat penting untuk menentukan penyebab kematian korban. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #mayat dalam koper #ngawi #uswatun khasanah