SOLOBALAPAN.COM - Kasus penemuan jasad wanita dalam koper merah di Ngawi telah mengguncang masyarakat.
Identitas korban, yang terungkap sebagai Uswatun Khasanah, warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menyisakan banyak pertanyaan, termasuk dugaan bahwa korban sedang mengandung saat kejadian.
Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, dalam konferensi pers mengungkapkan temuan mengejutkan saat visum jasad korban.
"Jika melihat fisik, ada indikasi jasad itu sedang mengandung," ujar Dwi.
Namun, ia menegaskan bahwa dugaan ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut melalui autopsi.
Autopsi tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk yang lebih rinci, termasuk waktu kematian, jenis alat yang digunakan dalam aksi mutilasi, serta kondisi kehamilan korban.
"Proses identifikasi dan autopsi masih kami lakukan," tambahnya.
Jasad Uswatun ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.
Beberapa bagian tubuh, seperti kepala, kaki kiri dari pangkal paha, dan kaki kanan dari lutut ke bawah, tidak ditemukan di dalam koper.
Barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, seperti bed cover bercorak cokelat, plastik, tali merah, serta sepasang sandal mewah, menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut.
Kisah hidup Uswatun Khasanah menambah duka mendalam keluarga.
Menurut Nur Khalim, ayah kandungnya, Uswatun adalah sosok anak yang baik dan perhatian terhadap keluarga.
"Kalau pulang kerja, dia selalu membawa makanan untuk anaknya, saya, dan neneknya," ungkap Nur Khalim.
Ia juga dikenal sebagai ibu yang peduli, sering memberikan waktu dan perhatian untuk anaknya yang diasuh oleh Ana Yuliani.
"Saya minta bantuan agar pelaku kejahatan terhadap anak saya itu bisa ditangkap. Biar diadili dan dihukum sesuai perbuatannya," tegas Nur Khalim. (lz)
Editor : Laila Zakiya