SOLOBALAPAN.COM - Viral di media sosial sebuah Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) siswa SD dijadikan bungkus makanan.
Unggahan tersebut berasal dari akun Facebook Pijer Sablonkaos Cuttingsticker yang memfoto SKHU milik Muhammad Billi Irawan dari SD Musuk 2, tahun pelajaran 2018/2019.
SKHU yang seharusnya menjadi dokumen penting ditemukan menjadi bungkus mie.
Kejadian ini memicu tanggapan beragam dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Prihantomo, menegaskan bahwa dokumen seperti SKHU adalah tanggung jawab pemilik setelah diberikan oleh sekolah.
“Pemeliharaan dokumen sepenuhnya tanggung jawab pemilik. Jika hilang, akan menyulitkan pemilik dan pihak dinas karena harus membuat penggantinya,” ujarnya pada Kamis (23/1).
Ia menambahkan, dokumen seperti SKHU sangat penting untuk keperluan masa depan, seperti melanjutkan sekolah, kuliah, atau mencari pekerjaan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merawat dokumen-dokumen tersebut dengan baik.
Prihantomo juga mengimbau kepada pihak yang menemukan dokumen penting seperti SKHU untuk berkomunikasi dengan pemilik agar dokumen dapat dikembalikan.
"Dokumen ini sangat penting untuk masa depan anak didik, jadi harus dijaga dan dihormati," tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga dokumen pendidikan sebagai bagian dari persiapan masa depan. (din)
Editor : Nindia Aprilia