SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini, sosok suami dari seorang wanita yang dikenal dengan julukan "Doktif" menjadi sorotan publik, terutama setelah sang dokter kecantikan tersebut terlibat dalam perseteruan dengan pengusaha skincare, Shella Saukia.
Konflik ini semakin mencuat setelah insiden labrak yang terjadi di sebuah restoran di kawasan Salemba, Jakarta, pada Jumat, 17 Januari 2025.
Momen tersebut menyita perhatian banyak orang setelah kedua pihak saling melaporkan ke polisi.
Peristiwa tersebut berawal dari kritikan yang dilontarkan oleh "Doktif" terhadap produk skincare milik Shella Saukia.
Doktif mengungkapkan temuan bahwa produk skincare yang dijual oleh Shella tidak memenuhi standar yang seharusnya, seperti tidak mencantumkan komposisi, izin edar, dan tanggal kadaluwarsa.
Hal ini memicu ketegangan antara keduanya yang akhirnya berujung pada laporan polisi.
Lantas, siapa sebenarnya sosok suami dari dokter kecantikan yang disebut-sebut bukanlah orang sembarangan? Berikut adalah penjelasan lebih lanjut.
Suami Doktif: Teuku Nasrullah, Seorang Advokat Berpengalaman
"Doktif", yang dikenal dengan identitas asli Amira Farahnaz, merupakan seorang dokter kecantikan yang juga dikenal aktif mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan dalam industri skincare.
Melalui ulasan-ulasan yang ia buat, dia menjadi perhatian publik karena keberaniannya untuk membongkar berbagai temuan terkait produk kecantikan.
Ternyata, dokter yang dikenal sebagai "Doktif" ini adalah istri dari seorang pria bernama Teuku Nasrullah.
Identitas ini terungkap melalui video pernikahan mereka yang diunggah pada tahun 2018 di akun YouTube Nilina Organizer.
Selain itu, akun TikTok @seputarceritakita juga mengungkapkan hubungan pernikahan antara Amira Farahnaz dan Teuku Nasrullah.
Teuku Nasrullah sendiri adalah seorang advokat asal Aceh yang memiliki pengalaman luas dalam dunia hukum.
Beberapa kasus besar pernah ditanganinya, termasuk menangani kasus korupsi yang melibatkan wisma atlet, dengan terdakwa Angelina Sondakh.
Selain itu, Nasrullah juga pernah dipercaya sebagai anggota kuasa hukum dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Tidak hanya itu, Nasrullah juga sempat mengajar sebagai dosen Hukum Pidana di Universitas Indonesia (UI).
Namun, perjalanan karier Nasrullah sempat terganggu akibat keterlibatannya dalam kasus pelecehan terhadap sejumlah mahasiswi.
Kasus tersebut mencuat setelah ada dugaan bahwa dia melakukan pelecehan terhadap belasan mahasiswi.
Meskipun demikian, Nasrullah membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa hubungan yang pernah ia jalin dengan beberapa mahasiswi tersebut adalah hubungan yang didasari atas suka sama suka.
Di sisi lain, akibat kasus ini, status dosennya di UI dicabut, dan ia pun tidak lagi mengajar di kampus tersebut.
Melihat rekam jejak Teuku Nasrullah yang penuh dengan liku-liku, wajar jika perhatian masyarakat kini tertuju pada sosoknya yang berperan penting dalam kehidupan "Doktif".
Meskipun kontroversi seputar karier Nasrullah menjadi sorotan, tak dapat dipungkiri bahwa ia memiliki pengaruh besar dalam dunia hukum di Indonesia.
Di sisi lain, peristiwa yang melibatkan Shella Saukia menambah dinamika dalam kehidupan publik mereka, dan ini tentu menjadi babak baru dalam kisah hidup mereka yang semakin kompleks.
Kontroversi yang muncul turut menggugah rasa ingin tahu masyarakat tentang peran dan profesi mereka, baik di bidang kecantikan maupun hukum.
Seiring berjalannya waktu, mungkin akan ada lebih banyak kisah yang terungkap, mengungkap sisi-sisi lain dari kehidupan pribadi mereka yang tak kalah menarik untuk dicermati. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo