Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Siapa dr Eka Ananda? Sosok Dokter Klinik Athena yang Terlibat Kontroversi dengan Doktif

Laila Zakiya • Rabu, 22 Januari 2025 | 21:34 WIB
dr Eka Ananda dan Doktif.
dr Eka Ananda dan Doktif.

SOLOBALAPAN.COM - Nama dr Eka Ananda menjadi sorotan setelah terlibat dalam polemik dengan Doktif, seorang dokter yang juga dikenal sebagai Dokter Detektif.

Konflik bermula dari unggahan dr. Eka di TikTok yang menyinggung pernyataan Doktif terkait bopeng di wajah yang disebutnya akibat merawat pasien COVID-19.

Dr. Eka Ananda adalah seorang dokter kecantikan yang menjabat sebagai Head Doctor di Klinik Athena, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebagai dokter yang aktif di media sosial, ia kerap mengunggah konten terkait pekerjaannya di bidang kecantikan.

Namun, salah satu unggahannya di akun TikTok @ekaananda03 memicu reaksi keras dari netizen dan tenaga kesehatan (nakes).

Dalam video tersebut, dr. Eka tampak berjoget sambil menambahkan caption yang menyindir pernyataan Doktif:

"Ilmu baru, bisa bopeng kalau ngurusin pasien COVID," tulisnya dengan tambahan emotikon tertawa.

Pernyataan dr. Eka dianggap melecehkan profesi nakes yang berjuang selama pandemi.

Doktif, yang sempat menjelaskan bahwa bopeng di wajahnya disebabkan oleh penggunaan alat pelindung diri (APD) yang berat, memberikan ultimatum kepada dr. Eka.

Dalam siaran langsung di TikTok, Doktif menuntut dr. Eka untuk menghapus kontennya dan meminta maaf secara publik dalam waktu 3x24 jam.

Jika tidak, ia akan melaporkan kasus ini ke Majelis Kehormatan Kedokteran Indonesia.

"Selama 3x24 jam, saudara dr. EA yang bekerja di klinik A, diharapkan untuk menghapus konten dan menyampaikan permintaan maaf ke publik," ujar Doktif.

Meski mendapat tekanan, dr. Eka tidak menghapus video tersebut hingga Selasa, 21 Januari 2025.

Sebaliknya, ia memberikan respons melalui unggahan baru di TikTok.

Ia menyatakan bahwa kontennya hanya bertujuan mempertanyakan kaitan antara bopeng dan COVID-19, bukan untuk menyinggung nakes atau keluarga korban COVID-19.

"Konten sebelumnya murni membahas apakah ada keterkaitan antara COVID dan bopeng, sama sekali tidak menyinggung sejawat, nakes, keluarga yang terdampak COVID," tulis dr. Eka.

Konten yang telah ditonton lebih dari 7,9 juta kali ini menuai kecaman dari masyarakat, terutama tenaga kesehatan yang merasa perjuangan mereka selama pandemi diremehkan.

Banyak netizen yang mempertanyakan profesionalisme dr. Eka, mengingat ia adalah seorang dokter. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #dr Eka Ananda #doktif