Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tanggul Sungai di Purwodadi-Semarang Jebol hingga Grobogan Diterjang Banjir Besar, Jalur Kereta Api dari dan ke Surabaya Dialihkan

Laila Zakiya • Selasa, 21 Januari 2025 | 21:25 WIB
Foto hasil tangkapan layar menunjukkan kondisi jalur rel Kereta Api di Desa Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah, tergenang banjir.
Foto hasil tangkapan layar menunjukkan kondisi jalur rel Kereta Api di Desa Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah, tergenang banjir.

SOLOBALAPAN.COM - Banjir besar yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, akibat jebolnya sejumlah tanggul sungai, termasuk Sungai Tuntang, telah menyebabkan dampak luas, salah satunya pada operasional jalur kereta api.

Insiden ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (20/1/2025), yang juga melumpuhkan sejumlah jalan raya dan fasilitas umum.

Tanggul Sungai Tuntang di wilayah Papanrejo, Gubug, dilaporkan jebol pada Selasa pagi (21/1/2025).

Luapan air yang deras menggenangi rel perlintasan kereta api hingga merusak jalur tersebut.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebut bahwa jalur kereta di Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati tidak dapat dilalui karena ketinggian air mencapai 20 cm.

“Untuk saat ini lokasi tersebut masih tergenang sehingga belum dapat dilalui,” jelas Franoto.

Sebagai langkah penanganan, KAI Daop 4 Semarang mengalihkan rute perjalanan kereta api untuk memastikan keselamatan penumpang. Perubahan rute meliputi:

1. Surabaya - Semarang:

Dari rute Surabaya - Cepu - Gubug - Brumbung - Semarang, kini dialihkan menjadi Surabaya - Cepu - Gambringan - Gundih - Kedungjati - Brumbung - Semarang.

2. Semarang - Surabaya:

Dari rute Semarang - Brumbung - Gubug - Cepu - Surabaya, menjadi Semarang - Brumbung - Kedungjati - Gundih - Gambringan - Cepu - Surabaya.

Kereta pertama yang menerapkan pola operasi baru ini adalah KA No. 227 Blora Jaya relasi Cepu - Semarang Poncol.

Baca Juga: Waspada! Pemkot Solo Siaga: Sosialisasi Bahaya HMPV dan Kesiapan Rumah Sakit untuk Cegah Penyebaran Virus di Musim Hujan

Kereta lain seperti KA 61 Sembrani dan KA 1 Argo Bromo Anggrek juga mengadopsi rute alternatif ini.

PT KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan alat berat, material batu kricak, pasir, bantalan rel, dan besi untuk memperbaiki kerusakan rel yang terdampak banjir.

Puluhan petugas dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan. Progres pemulihan terus dilakukan agar jalur segera bisa digunakan kembali.

Selain mengganggu operasional kereta api, luapan air dari tanggul jebol juga menyebabkan:

1. Akses Jalan Lumpuh:

Jalan raya Purwodadi-Semarang, khususnya di Desa Tinanding, tidak dapat dilalui. Arus lalu lintas dialihkan melalui rute alternatif Kemiri - Kroto - Penawangan.

2. Kerusakan Infrastruktur:

Beberapa sekolah, puskesmas, dan jalan penghubung desa juga terdampak. SMA 1 Toroh, misalnya, melaporkan 23 kelas dan ruang laboratorium terendam air setinggi 30-60 cm.

3. Evakuasi Warga:

Pemerintah setempat mendirikan posko pengungsian di Gedung Serba Guna Desa Ngraji dan mengevakuasi warga dari permukiman yang terendam banjir.

Saat ini, pemerintah bersama pihak terkait fokus pada evakuasi warga, penyaluran logistik, dan perbaikan infrastruktur yang rusak.

Data sementara mencatat 44 pengungsi dari beberapa desa terdampak, termasuk Dusun Teguhan, Desa Kantong, dan Desa Penadaran. (lz)

EVAKUASI: Petugas gabungan mengangkat kantung jenazah korban longsor yang meninggal dunia
EVAKUASI: Petugas gabungan mengangkat kantung jenazah korban longsor yang meninggal dunia
KEREN: Tim Peneliti UTM, Rektor UTM, Tim Leader Koneksi, Direktur PT dan Iptek Bappenas, The Univ of Newcastle Australia, Konsulat Jenderal Australia, RMIT Univ Australia, dan Dekan Fak. Teknik UTM.
KEREN: Tim Peneliti UTM, Rektor UTM, Tim Leader Koneksi, Direktur PT dan Iptek Bappenas, The Univ of Newcastle Australia, Konsulat Jenderal Australia, RMIT Univ Australia, dan Dekan Fak. Teknik UTM.
Bus Lisrik
Bus Lisrik
Editor : Laila Zakiya
#jalur kereta api #banjir besar #Purwodadi #semarang #surabaya #grobogan