SOLOBALAPAN.COM - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Calvin Chandra, seorang ASN dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Barat, mengungkap fakta baru yang mengejutkan.
Ternyata, hubungan Calvin dengan istrinya, Rana, berawal dari perkenalan melalui aplikasi kencan.
Namun, apa yang awalnya terlihat seperti kisah cinta instan berujung menjadi mimpi buruk bagi Calvin.
Kakak Calvin, Aditya Arthaz (@adityaarthaz), membagikan kisah awal perkenalan Calvin dengan Rana.
Menurutnya, Calvin dan Rana bertemu di sebuah aplikasi kencan.
Tanpa proses pengenalan yang panjang, Rana langsung meminta untuk menikah.
“Kami keluarga sebenarnya dari awal kurang merestui karena baru kenal dan datang ke rumah hanya beberapa kali,” ujar Aditya.
Meski keluarga Calvin merasa ada kejanggalan, Calvin tetap melanjutkan hubungannya dengan Rana hingga keduanya menikah.
Setelah pernikahan itu, berbagai tanda bahaya mulai terlihat.
Tak lama setelah menikah, perilaku Rana mulai memicu kekhawatiran keluarga Calvin.
Dalam unggahan viral di media sosial, Aditya mengungkapkan beberapa kejanggalan yang dialami adiknya:
1. Tidak Pernah Pulang ke Rumah Orang Tua
Setelah menikah, Calvin tidak pernah sekalipun mengunjungi rumah keluarganya, bahkan untuk sekadar silaturahmi.
2. Komunikasi Terputus
Rana membatasi komunikasi Calvin dengan keluarganya.
Pesan dari keluarga sering kali tidak dibalas, dan nomor keluarga Calvin bahkan sempat diblokir.
3. Kondisi Fisik yang Memprihatinkan
Rekan kerja Calvin di Dispora sering melihatnya datang ke kantor dengan wajah lebam dan bekas cakaran di tubuhnya.
Calvin sendiri selalu bungkam dan berdalih bahwa luka tersebut akibat kecelakaan kecil.
4. Kehilangan Kendali Finansial
Calvin sering tidak memiliki uang, bahkan untuk transportasi ke kantor.
Ia diketahui pernah berjalan kaki sejauh 5 kilometer dari Tagog Padalarang ke kantornya.
Setelah berbagai laporan mengenai luka fisiknya dan kondisi psikis yang terguncang, Calvin akhirnya melaporkan kasus KDRT yang dialaminya ke Polsek Ciparay.
Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Calvin mengakui bahwa dirinya telah dianiaya oleh istrinya.
Namun, setelah laporan tersebut dibuat, Calvin tiba-tiba menghilang sejak Sabtu, 18 Januari 2025.
Ia pergi dari rumah dengan alasan ingin lari pagi, meski keluarganya sempat melarang.
Calvin ditemukan sehari kemudian di Ciparay, masih mengenakan pakaian yang sama. Kondisinya terlihat terguncang, baik secara fisik maupun mental.
Kini, keluarga Calvin berusaha keras membantu proses pemulihan Calvin dari trauma fisik dan psikis yang dialaminya. (lz)