SOLOBALAPAN.COM - Nama Abraham Michael, anak dari pengacara ternama Farida Felix, kini menjadi sorotan publik setelah aksi keji yang dilakukannya terhadap Septian, seorang satpam di rumahnya sendiri, viral dan menuai kontroversi.
Apa yang sebenarnya terjadi, dan bagaimana Abraham menjadi pusat perhatian dalam tragedi ini?
Kasus pembunuhan satpam oleh anak majikannya itu bermula dari kebiasaan Abraham yang sering pulang larut malam.
Hal ini dilaporkan oleh Septian, satpam di rumahnya, kepada ibunda Abraham, Farida Felix.
Akibat laporan tersebut, Abraham sering dimarahi oleh ibunya, yang membuatnya merasa sakit hati.
"Motifnya sakit hati karena semua pembantunya, sopir, sama sekuriti itu sering laporin pelaku ini ke orang tuanya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, Sabtu, 18 Januari 2025.
Puncaknya terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025 dini hari.
Abraham yang merasa geram akhirnya mendatangi pos satpam di rumah mewah keluarganya di Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor.
Di sana, Abraham dan Septian terlibat cekcok hingga berakhir dengan tindakan brutal.
"Saat subuh si tersangka membunuh Septian," ujar AKP Aji Riznaldi.
Septian ditemukan tewas bersimbah darah dengan banyak luka tusukan di tubuhnya sekitar pukul 04.30 WIB.
Setelah membunuh Septian, Abraham tidak berhenti di situ.
Ia juga mengincar sopir keluarganya, Wawan, yang menjadi saksi dalam kejadian tersebut.
Wawan sempat mendengar keributan dari pos satpam dan melihat tubuh Septian yang sudah tergeletak bersimbah darah.
"Terjadi keributan dan teriakan, akhirnya si tersangka masuk ke dalam rumah dan saksi melaporkan kejadian ke polsek terdekat," jelas AKP Aji.
Abraham yang mengetahui Wawan menyaksikan aksinya sempat mendatangi dan terlibat cekcok dengan sopir tersebut.
Namun, Wawan berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Bogor Selatan.
Publik semakin geram setelah sebuah video beredar di media sosial, memperlihatkan Abraham yang tidak diborgol saat dibawa ke kantor polisi.
Dalam video tersebut, ia tampak turun dari mobil polisi dengan pakaian santai berupa kaos dan celana pendek, didampingi oleh ibunya, Farida Felix. Bahkan, pintu mobil dibukakan oleh seorang anggota polisi.
"Majikan pembunuh satpam tidak diborgol, dibukakan pintu, orang berduit terlihat dihormati polisi meski pembunuh," tulis keterangan video yang diunggah akun Instagram @wkwkmedsos, Sabtu, 18 Januari 2025.
Rekaman itu memicu kemarahan netizen, yang mempertanyakan perlakuan istimewa terhadap Abraham sebagai tersangka pembunuhan.
Polisi telah menetapkan Abraham Michael sebagai tersangka. Ia dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (lz)
Editor : Laila Zakiya