SOLOBALAPAN.COM - Kabar perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mahendra yang menghebohkan publik membawa perbincangan baru di media sosial.
Dua istilah mencuat dalam isu ini: lavender marriage dan Canon.
Apa arti dari kedua istilah tersebut dan bagaimana kaitannya dengan kabar perceraian Sherina dan Baskara?
Setelah Sherina resmi menggugat cerai Baskara Mahendra pada 16 Januari 2025, warganet ramai membahas istilah lavender marriage.
Istilah ini merujuk pada pernikahan yang bertujuan untuk menjaga citra sosial, politik, atau karier, sementara salah satu atau kedua pasangan memiliki orientasi seksual yang berbeda dari heteroseksual.
Rumor ini mencuat ketika warganet mengaitkan konsep lavender marriage dengan keputusan Sherina untuk menghapus foto-foto pernikahannya di media sosial sebelum kabar gugatan cerai terungkap.
Meskipun demikian, baik Sherina maupun Baskara belum memberikan pernyataan resmi terkait spekulasi tersebut.
Selain lavender marriage, nama Canon kembali mencuat dalam perbincangan warganet.
Canon adalah seekor anjing yang tewas diduga karena penyiksaan oleh aparat keamanan di Pulau Banyak, Aceh Singkil.
Sherina sempat vokal menyuarakan kemarahan dan kritiknya melalui akun media sosial.
Cuitan Sherina mengenai peristiwa itu berbunyi, “Disiksa dan tewas oleh tangan-tangan aparat berseragam, untuk alasan apakah? Wisata halal? Kalau sampai iya demi itu, apakah halal = menghalalkan segala cara?”
Kontroversi cuitan tersebut menimbulkan kritik dan perdebatan publik, terutama karena menyentuh isu sensitif terkait konsep wisata halal.
Peristiwa ini kembali diungkit warganet setelah Sherina menggugat cerai Baskara, dengan asumsi bahwa sikap tegasnya dalam berbagai isu sosial mungkin memiliki dampak terhadap hubungan rumah tangganya.
Sherina dan Baskara menikah pada 3 November 2020, namun isu keretakan rumah tangga mereka sudah tersiar sejak September 2024.
Saat itu, publik mendapati Sherina telah menghapus foto-foto pernikahannya dari media sosial.
Beberapa hari sebelum gugatan cerai, Sherina memposting foto bunga bermekaran dengan keterangan “Tidak apa-apa” dalam bahasa Jepang, seolah memberi petunjuk tentang kondisi emosionalnya.
Meskipun berbagai spekulasi bermunculan, baik Sherina maupun Baskara tetap menjaga privasi mereka dengan tidak memberikan klarifikasi langsung.
Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menjadwalkan sidang pertama perceraian pada 30 Januari 2025. (lz)
Editor : Laila Zakiya