SOLOBALOAPAN.COM - Sebuah ledakan besar terjadi di salah satu rumah di Dusun Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada pukul 09.00 WIB.
Peristiwa tersebut membuat kaget warga sekitar setelah suara ledakan diikuti robohnya bangunan rumah.
Menurut laporan dari Jawapos Radar Mojokerto, dua orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Pemilik rumah tersebut diketahui sebagai Aipda Maryudi, seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Dlanggu. Namun, saat kejadian, rumah itu ditempati oleh kerabatnya.
Dua korban yang meninggal dunia diketahui adalah bibi dan keponakan Aipda Maryudi.
Kapolres Mojokerto menyatakan bahwa korban adalah seorang ibu berusia 41 tahun dan anaknya yang berusia 3 tahun.
Saat ledakan terjadi, keduanya sedang berada di dalam rumah dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Sementara itu, warga sekitar menduga bahwa ledakan tersebut berasal dari tabung gas elpiji. "Ada yang bilang awalnya elpiji meledak," ujar Rahman, salah seorang warga setempat.
Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang ini.
Kejadian ini menjadi sorotan publik, mengingat dampaknya yang tragis dan mengejutkan seluruh desa.
Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab ledakan.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya serupa di sekitar mereka. (nda)
Editor : Nindia Aprilia