Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Dikawal Mobil Patwal, Siapa Sebenarnya Pemilik Mobil RI 36? Warganet: Mau Kemana Sih Buru-buru!

Nindia Aprilia • Jumat, 10 Januari 2025 | 20:58 WIB
Mobil RI 36 yang dikawal di jalanan.
Mobil RI 36 yang dikawal di jalanan.

SOLOBALAPAN.COM - Baru-baru ini, kendaraan dinas dengan pelat nomor RI 36 menjadi perbincangan warganet setelah viral karena diduga berselisih dengan taksi eksekutif di jalan raya.

Mobil tersebut dikawal mobil patwal, membuat banyak pengguna media sosial mempertanyakan urgensi pengawalan tersebut.

Seorang pengguna X dengan akun @ilhampid menuliskan kritik tajam, “Sejak dulu itu RI 36 emang ngeselin di jalan.

Di negara maju, pembukaan jalan itu untuk kendaraan darurat, pejabat itu dikawal untuk keamanan, bukan pembukaan jalan. Apa daruratnya? Ketinggalan rapat, ha?”

Lantas, siapa sebenarnya pemilik mobil RI 36? Berdasarkan daftar pelat nomor kendaraan dinas di Indonesia, pelat RI 36 diketahui merupakan kendaraan resmi yang digunakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Daftar Pelat Nomor Mobil Dinas RI di Kabinet Prabowo

Pelat nomor kendaraan dinas RI ditetapkan berdasarkan jabatan dalam pemerintahan. Berikut beberapa nomor penting:

RI 1: Presiden

RI 2: Wakil Presiden

RI 3: Istri Presiden

RI 4: Istri Wakil Presiden

RI 5: Ketua MPR

RI 6: Ketua DPR

RI 7: Ketua DPD

RI 8: Ketua MA

RI 9: Ketua MK

RI 10: Ketua BPK

RI 11: Ketua KY

RI 12: Gubernur BI

RI 13: Otoritas Jasa Keuangan

RI 14: Kementerian Sekretariat Negara

RI 15: Menko Politik, Hukum, dan Keamanan

RI 16: Menko Perekonomian

RI 17: Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

RI 18: Menko Kemaritiman

RI 19: tadinya dipakai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

RI 20: Kementerian Dalam Negeri

RI 21: Kementerian Luar Negeri

RI 22: Kementerian Pertahanan

RI 23: Kementerian Agama

RI 24: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

RI 25: Kementerian Keuangan

RI 26: Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah

RI 27: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

RI 28: Kementerian Kesehatan RI

29: Kementerian Sosial

RI 30: Kementerian Ketenagakerjaan

RI 31: Kementerian Perindustrian

RI 32: Kementerian Perdagangan

RI 33:Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

RI 34: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

RI 35: Kementerian Perhubungan

RI 36: Kementerian Komunikasi dan Informatika

RI 37: Kementerian Pertanian

RI 38: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

RI 39: Kementerian Kelautan dan Perikanan

RI 40: Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal, dan Transmigrasi

RI 41: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

RI 42: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas)

RI 43: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

RI 44: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

RI 45: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

RI 46: Jaksa Agung.

RI 47 sampai

RI 48: Sekretariat Kabinet, Kepala Intelijen Negara.

RI 49 dan RI 51: Wakil Ketua MPR. RI 52 sampai

RI 54: Wakil Ketua DPR.

RI 55 dan RI 56: Wakil Ketua DPD.

RI 57 dan RI 58: Wakil Ketua Mahkamah Agung.

RI 59: Wakil Ketua BPK.

RI 60: Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi.

RI 61: Ketua Komisi Yudisial.

RI 62: Wakil Ketua Komisi Yudisial.

RI 63: Gubernur Bank Indonesia.

RI 64: Gubernur Lemhannas.

RI 65: Ketua UKP4.

RI 66 sampai RI 74: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

RI 75: Kepala BNPB.

RI 76: Wakil Ketua MPR.

RI 77: Wakil Ketua DPR.

RI 78: Utusan Khusus Presiden.

RI 79: Ketua BKPM.

RI 80 dan RI 81: Utusan Khusus Presiden.

RI 84: Panglima TNI.

RI 85: Kapolri.

RI 90: Sekretaris Kementerian Setneg.

RI 91: Sekretaris Militer Presiden.

RI 92: Sekretaris Presiden. RI 93: Sekretaris Wakil Presiden.

RI 94: Kepala Protokol Negara.

RI 99: Utusan Khusus Presiden.

RI 100: Wakil Menteri Kementerian Pertahanan.

Nomor RI lainnya mencakup pejabat tinggi negara, mulai dari Ketua MPR (RI 5), Ketua DPR (RI 6), hingga kementerian lainnya, seperti Kementerian Perhubungan (RI 35) dan Kementerian Pertanian (RI 37).

Penggunaan pengawalan patwal untuk kendaraan dinas seperti RI 36 memicu perdebatan di kalangan warganet.

Banyak yang berpendapat bahwa pengawalan semacam ini seharusnya hanya untuk kondisi darurat, seperti ambulans atau situasi keamanan yang mendesak.

"Mau kemana sih buru buru" tulis @aken_zank. (nda)

Editor : Nindia Aprilia
#viral #warganet #kementrian #media sosial #patwal #RI 36 #mobil