SOLOBALAPAN.COM - Kabar meninggalnya pengacara senior Alvin Lim pada hari ini, Minggu (5/1/2025) cukup mengejutkan warganet.
Pasalnya, Alvin Lim belakangan ini masih sering wara-wiri di media sosial maupun pemberitaan nasional, terutama saat membahas mengenai masalah uang donasi Agus Salim.
Kabar meninggalnya Alvin Lim itu pertama kali dikonfirmasi oleh rekannya, Farhat Abbas.
"Informasi terakhir dan terkini, benar. Dari teman yang lihat live-nya, kemudian saya chat sama pegawainya. Terus saya cek lagi ke asistennya, kemudian teman dekatnya yang juga staf saya, ngabarin. Iya, benar (meninggal)," ujar Farhat Abbas saat dihubungi awak media.
Alvin Lim diketahui meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta.
"Di Mayapada, lagi cuci darah. Iya (meninggal di rumah sakit)," tambah Farhat Abbas.
Berita meninggalnya Alvin Lim tidak hanya membawa duka, tetapi juga membuat warganet ramai menyerbu akun Instagram Hotman Paris, pengacara kondang yang belakangan berseteru dengan Alvin.
Keduanya dikenal sering saling sindir di media sosial, terutama terkait kasus Alvin Lim dengan Teh Novi, inisiator donasi untuk korban penyiraman air keras Agus Salim.
Di kolom komentar unggahan terakhir Instagram @hotmanparisofficial, banyak warganet yang mengabarkan kepergian Alvin Lim.
Tak sedikit yang meminta Hotman untuk memaafkan Alvin, mengingat pengacara tersebut kini telah tiada.
Beberapa komentar di antaranya:
@/yulianajiudias: 'Bang, Alvin Lim meninggal.'
@/joannapratami: 'Alvin Lim meninggal bang hari ini.'
@/arnia_punjabi: 'Alvin Lim mninggoy dah tau blom pak @hotmanparisofficial.'
Namun, komentar-komentar tersebut tidak mendapat respons dari Hotman Paris.
Sang pengacara terlihat sibuk menghadiri pernikahan anaknya, Frank Hutapea, dengan Winona.
Perseteruan antara Alvin Lim dan Hotman Paris telah menjadi konsumsi publik sejak beberapa waktu lalu.
Keduanya terlibat perang kata-kata di media sosial, yang semakin panas saat Alvin Lim diduga menghina Teh Novi. Konflik ini bahkan berujung pada saling lapor antara Alvin dan Teh Novi. (lz)
Editor : Laila Zakiya