SOLOBALAPAN.COM - Pengakuan mengejutkan datang dari seorang pegawai BPJS Kesehatan yang menyatakan bahwa dirinya justru difasilitasi asuransi swasta oleh kantor tempatnya bekerja.
Hal ini menjadi sorotan publik setelah tangkapan layar percakapan di Instagram Story milik akun @drg.mirza tersebar di X pada 1 Januari 2025.
Bukannya membela citra BPJS, pernyataan pegawai tersebut malah menuai kritik tajam dari masyarakat.
Dalam percakapan yang viral, pegawai BPJS itu seolah ingin menegaskan bahwa pelayanan BPJS tak seburuk seperti yang dikatakan banyak orang.
Namun sayangnya, dalam pernyataannya itu, ia juga membongkar sendiri bahwa sebagai pegawai BPJS, ia dan rekan-rekannya tak menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
Ia menyebut bahwa keputusan memberikan asuransi swasta bagi pegawai BPJS diambil karena alasan kecepatan pelayanan.
"Izin dok, sebagai karyawan BPJS kami memang dapat asuransi swasta non-BPJS dari kantor, karena mungkin alasan kecepatan pelayanan. Jadi bukan karena BPJS jelek ya dok, mohon di klarifikasi," tulisnya.
Namun, alih-alih membela citra BPJS, pengakuan tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik.
Bagaimana mungkin institusi yang bertanggung jawab menyediakan asuransi kesehatan bagi masyarakat justru memberikan fasilitas asuransi lain kepada pegawainya?
Unggahan tersebut menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk dokter yang mengaku heran dengan pengakuan tersebut.
Salah satunya adalah @drg.mirza, yang mempertanyakan keadilan dalam penggunaan iuran BPJS masyarakat.
"Lah kami-kami ini berarti bayar iuran BPJS selain untuk menggaji bapak atau ibu yang kerja di sana, juga masih harus bayarin asuransi swastanya bapak/ibu dong. Pantas naik terus dong ya iuran yang harus kami bayar," tulisnya dengan nada kesal. (lz)
Editor : Laila Zakiya