Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Rekaman Dashcam Jalur Alternatif Puncak, Cekcok Berujung Ancaman Keguguran Ibu Hamil 8 Minggu

Laila Zakiya • Jumat, 27 Desember 2024 | 17:36 WIB
Viral video dashcam jalur alternatif Puncak.
Viral video dashcam jalur alternatif Puncak.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus cekcok yang terekam dalam rekaman dashcam di Jalur Alternatif Puncak, Bogor, menjadi viral dan menuai kecaman publik.

Peristiwa ini melibatkan pasangan suami istri yang dikeroyok sejumlah warga setelah mobil mereka tidak sengaja menyenggol seorang pejalan kaki.

Atas terjadinya insiden ini menimbulkan dampak serius, termasuk ancaman keguguran bagi istri pengemudi yang tengah mengandung 8 minggu.

Rekaman dashcam yang diunggah oleh akun X @dashcamindonesia menunjukkan pengemudi mobil tengah melintas di jalur alternatif Puncak yang sempit pada Minggu (22/12/2024).

Saat itu, ada mobil yang mogok, sehingga jalanan dikerumuni sejumlah orang.

Ketika melintas perlahan, kaca spion mobil korban tak sengaja menyenggol seorang pria tua.

Insiden ini memicu reaksi agresif dari beberapa pemuda di lokasi, meski mereka bukan pihak yang tersenggol.

Mereka mengejar mobil korban sambil memukul kendaraan dengan keras dan memprovokasi cekcok.

"Saat saya lewat, saya disuruh jalan lewat kanan. Selagi menjalankan mobil dengan perlahan, tiba-tiba ada bapak-bapak nyelip sehingga tersenggol spion kiri mobil saya," ujar pengemudi yang menjadi korban, seperti dikutip dari akun Instagram @dashcamindonesia.

Cekcok semakin memanas ketika para pemuda menghentikan mobil korban dan memukulinya.

Sang istri, yang sedang hamil 8 minggu, ikut turun dari mobil dan meluapkan kemarahannya kepada para pria lain.

Baca Juga: Viral Cairan Kimia Caustic Soda Tumpah di Jalan Padalarang, Warga Diimbau Waspada Terhadap Dampaknya

Namun, insiden tersebut berdampak serius pada kondisi kesehatan istri korban.

"Karena cekcok dengan istri saya yang sedang hamil 8 minggu, hasil dari dokter ada kemungkinan keguguran karena terlalu stres berhadapan dengan pemuda berbaju merah tersebut. Saya juga ditonjok di mata kanan," lanjut korban.

Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Bogor. Ia menegaskan akan melanjutkan kasus ini ke jalur hukum tanpa jalur damai.

Polres Bogor bergerak cepat menangkap tiga tersangka yang terlibat dalam insiden tersebut. Ketiganya adalah warga Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Bogor, dengan inisial D, RPR, dan J.

Menurut Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, para tersangka merupakan pengatur jalan di lokasi kejadian.

"Saat sedang nyalip, spion korban sedikit menyentuh pejalan kaki lainnya, kemudian para pelaku malah berteriak sambil memukul mobil korban dengan keras sambil nantang untuk berkelahi," jelas Rio.

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka di mata, sementara istrinya yang sedang hamil menjadi stres berat hingga ada kemungkinan keguguran.

Unggahan dashcam yang viral itu lantas kembali diunggah oleh akun X @RadioElshinta, seperti dikutip SoloBalapan.com pada Jumat (27/12).

Unggahan itu kemudian dibanjiri komentar para warganet, yang justru menilai bahwa pemilik dashcam juga salah dalam kejadian tersebut.

'Ini masih ada orang disamping, driver bukannya ngasi dia lewat dulu malah jalan terus. Tu bapaknya kegencet.
Bukannya minta maaf si ibu malah nyolot.,' tulis akun X @diary_lonely.

'gini dah. gw g bela yg ngeroyok. jelas salah no debat wajib d proses hukum.

tp ni ibu2 hamil senga juga.

suaminya jg hrusnya bsa ngontrol istrinya dan paham ibu hamil tu hormonnya g stabil. ngapain berenti yg jelas2 ada potensi kributan. klo aja tancap gas g akan kejadian,' sambung @KayaPedagang.

'Berbagi videonya ga adil,ada yang di sembunyiin pas ribut dascam belakang ada tp kejadian nyrempet bapak2 Dascam blakang ga di bagi.
Bisa kita liat dalam video ada orang lewat bukanya Rem dulu masih nylonong,' tambah @yingyangtw. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#pengeroyokan #cekcok #Jalur Alternatif Puncak #dashcam