Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Cairan Kimia Caustic Soda Liquid NaOH Itu Apa? Viral Usai Truk Tangki Bocor di Jalan Padalarang, Ternyata Ini Bahayanya

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 26 Desember 2024 | 23:53 WIB
cairan kimia soda api 1 tangki truk mengalami kebocoran dan memakan banyak korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang-Purwakarta
cairan kimia soda api 1 tangki truk mengalami kebocoran dan memakan banyak korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang-Purwakarta

SOLOBALAPAN.COM - Pada Selasa, 24 Desember 2024, sebuah kecelakaan terjadi di jalanan Padalarang, di mana truk tangki yang mengangkut cairan kimia mengalami kebocoran.

Cairan yang tumpah itu adalah caustic soda liquid dengan kadar 48 persen atau yang lebih dikenal dengan sebutan soda api (NaOH).

Kejadian ini menyebabkan kerusakan pada ratusan kendaraan bermotor, dengan beberapa kendaraan mengalami kerusakan parah setelah terkena cairan tersebut.

Tidak hanya kendaraan, pengendara sepeda motor juga mengalami iritasi pada mata dan luka pada kulit akibat paparan zat berbahaya ini.

Apa itu Caustic Soda Liquid?

Caustic soda liquid, yang juga dikenal dengan nama Natrium Hidroksida, merupakan suatu senyawa alkali kuat yang berbentuk cairan bening dan tidak berwarna.

Zat ini sering dimanfaatkan dalam berbagai industri, terutama di industri pulp dan kertas, yang merupakan pengguna terbesar soda api di dunia.

Di sektor tekstil, caustic soda digunakan dalam pengolahan kapas serta pencelupan serat sintetis seperti nilon dan poliester.

Selain itu, dalam industri sabun dan deterjen, NaOH berperan penting dalam proses saponifikasi atau pembuatan sabun.

Namun, meskipun banyak digunakan dalam industri, caustic soda adalah zat yang sangat berbahaya dan beracun. Zat ini memiliki potensi untuk menyebabkan luka bakar pada kulit dan mata, serta bisa merusak sistem pernapasan manusia.

Secara kimia, caustic soda liquid (NaOH) merupakan senyawa yang pada dasarnya berbentuk padatan putih kristalin dan mudah larut dalam air.

Saat larut, cairan ini akan melepaskan panas yang disebut sebagai reaksi eksotermik.

NaOH memiliki pH yang sangat tinggi dan sifat korosif yang dapat merusak logam seperti seng dan aluminium.

Prof. Zullies Ikawati, ahli farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), menjelaskan bahwa NaOH bisa bereaksi dengan lemak atau minyak membentuk sabun dalam proses yang disebut saponifikasi.

Tumpahan caustic soda liquid yang terjadi pada kecelakaan ini berisiko merusak kendaraan, terutama apabila cairan yang tumpah dalam konsentrasi tinggi.

Ketika NaOH mengenai permukaan logam kendaraan, bisa memicu karat, pelapukan, hingga penipisan material logam tersebut.

Selain bahaya bagi objek, paparan NaOH pada manusia sangat berbahaya.

Paparan ringan bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, atau rasa gatal, sementara paparan yang lebih berat dapat menimbulkan luka bakar, melepuh, bahkan merusak jaringan tubuh secara permanen.

Oleh karena itu, jika terjadi paparan, sangat penting untuk segera membilas area yang terkena dengan air mengalir selama minimal 15-20 menit.

Penggunaan asam seperti cuka untuk membilas bisa memperburuk kerusakan.

Pihak Polres Cimahi telah berhasil mengamankan truk tangki yang bocor, dan sejauh ini tercatat ada sekitar 100 orang yang terdampak akibat paparan NaOH.

Sebagian besar dari mereka hanya mengalami luka ringan, namun ada 4 orang yang mengalami luka bakar akibat kecelakaan tersebut. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#padalarang #truk tangki #cairan kimia #Caustic Soda Liquid NaOH