Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

BI Buka Suara Soal Viral Uang Palsu UIN Makassar: Sulit Menyamai Rupiah Asli!

Laila Zakiya • Minggu, 22 Desember 2024 | 21:17 WIB
Mesin cetak uang palsu yang ditemukan polisi di salah satu ruangan di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar.
Mesin cetak uang palsu yang ditemukan polisi di salah satu ruangan di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus beredarnya uang palsu yang menyerupai uang asli dari Bank Indonesia (BI) di Makassar menjadi perhatian publik.

Bank Indonesia melalui Kepala Perwakilan Rizky Ernadi, angkat bicara mengenai fenomena ini.

Rizky Ernadi memastikan bahwa uang palsu, meskipun terlihat mirip, tetap memiliki perbedaan mencolok dibandingkan rupiah asli.

"Kami tidak dalam kapasitas membedakan berapa persen, satu saja beda itu sudah uang palsu. Yang paling tidak bisa dipalsukan adalah multi colour, latin image, dan bahannya," ungkapnya pada Kamis (19/12), seperti dikutip SoloBalapan.com dari CNN.

Ia menambahkan bahwa hasil cetakan uang palsu umumnya buram karena bahan yang digunakan berbeda dari uang asli.

“Pencetakan uang palsu biasanya menggunakan bahan yang berbeda, sehingga hasilnya tidak sebaik uang asli,” jelas Rizky.

Meski pihaknya belum mengetahui pasti jumlah uang palsu yang beredar, Rizky menyebut fenomena ini seperti gunung es.

“Permukaannya saja tetapi yang beredar mungkin sudah banyak, kita tidak tahu,” katanya.

BI mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengenali ciri-ciri uang rupiah asli, terutama pada pecahan besar seperti Rp 100 ribu.

Beberapa cara yang dianjurkan meliputi:

1. Efek Safeting Colour: Periksa dengan memiringkan uang untuk melihat efek warna yang berubah.
2. Perhatikan Mikroteks: Jika gambar terlihat buram, itu indikasi uang palsu.
3. Bahannya Berbeda: Uang asli memiliki bahan khusus yang tidak mudah dipalsukan.

Baca Juga: Siapa Yuliana Byun? Mahasiswi di Jakarta Selatan yang Dianiaya Chandrika Chika, Ini Dia Kronologi Lengkapnya

Rizky juga menekankan pentingnya sosialisasi terkait ciri-ciri uang rupiah asli.

"Kami akan melaksanakan sosialisasi setiap tahunnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang uang palsu dan cara menghindarinya," ujarnya.

Rizky mengingatkan masyarakat bahwa uang palsu tidak dapat ditukar ke bank mana pun.

Jika masyarakat menemukan uang palsu, langkah terbaik adalah melaporkannya ke polisi atau Bank Indonesia.

"Anda akan mengalami kerugian karena uang tersebut tidak dapat ditukar," jelasnya.

Di sisi lain, kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena uang palsu ini bahkan lolos uji sinar UV, seperti diungkap oleh akun X @txtdommm.

Meskipun demikian, para ahli, termasuk mantan bankir @kolamkopi, menyatakan bahwa uang palsu tetap bisa dikenali melalui detail cetakan, warna UV, dan tekstur kertas. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #uang palsu #bank indonesia #uin makassar #sindikat