Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Brigadir Anton? Pembunuh Sopir dan Pencuri Mobil Ekspedisi di Kalimantan Tengah, Terbukti Positif Narkoba?

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 20 Desember 2024 | 02:40 WIB
Brigadir Anton viral usai jadi pembunuh dan pencuri mobil ekspedisi di Kalteng
Brigadir Anton viral usai jadi pembunuh dan pencuri mobil ekspedisi di Kalteng

SOLOBALAPAN.COM -Brigadir Anton Kurniawan Stiyanto, seorang anggota Polres Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang terlibat dalam kasus pembunuhan seorang sopir dan pencurian mobil ekspedisi, ternyata terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Anton, yang dikenal dengan nama AK, terlibat dalam tindakan kriminal yang merenggut nyawa korban.

Oknum polisi ini telah ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan dan pencurian mobil milik seorang sopir ekspedisi di wilayah Kalimantan Tengah.

Informasi mengenai hal ini pertama kali muncul di akun media sosial Close The Door Insider pada Rabu, 18 Desember 2024.

Berdasarkan unggahan di platform tersebut, Anton terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Hal ini terungkap setelah dilakukan tes urine terhadapnya setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

“Hasil tes urine menunjukkan bahwa AK mengonsumsi narkoba jenis sabu pada saat ia melancarkan aksinya,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Kondisi ini memperkuat dugaan publik bahwa penggunaan narkoba menjadi salah satu faktor yang mendorong Anton untuk nekat melakukan pembunuhan.

Selain itu, Anton diduga melakukan pembunuhan dengan senjata api (senpi) terhadap korban, yang menambah keseriusan tindakannya.

Peristiwa ini bermula pada Jumat, 6 Desember 2024, ketika jasad korban ditemukan oleh warga di daerah Banjarmasin.

Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan setelah dibunuh lebih dari seminggu sebelumnya. Penemuan jasad tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi Anton sebagai tersangka.

Penyidik menemukan bukti-bukti yang mengarah kepada Anton, dan juga mengungkap bahwa ia telah melarikan mobil milik sopir ekspedisi tersebut setelah menganiaya korban hingga tewas.

Kasus ini menarik perhatian publik, mengingat pelaku yang merupakan seorang anggota polisi melakukan tindak kekerasan yang sangat brutal dan juga melibatkan narkoba.

Kejadian ini menambah daftar panjang masalah yang melibatkan aparat penegak hukum, yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat, namun justru melakukan tindakan kriminal.

Sebagai tambahan, kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan terhadap anggota kepolisian, baik dari segi perilaku maupun kebijakan penggunaan narkoba.

Diharapkan ke depannya ada langkah-langkah lebih tegas untuk mencegah kejadian serupa dan menjaga kredibilitas institusi kepolisian agar tetap dapat dipercaya oleh masyarakat. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#kalimantan tengah #positif narkoba #ekspedisi #Brigadir Anton