Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Adik Bongkar Perangai George Sugama Halim: Arogan, Kurang Ajar, hingga Pernah Aniaya Keluarga Sendiri

Laila Zakiya • Rabu, 18 Desember 2024 | 22:27 WIB
Potret keluarga George Sugama Halim.
Potret keluarga George Sugama Halim.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus penganiayaan yang melibatkan George Sugama Halim, anak pemilik toko roti Lindayes Patisserie & Coffee, terus mengundang perhatian publik.

Kali ini, sang adik, Andre, memberikan pengakuan mengejutkan tentang tabiat George yang disebut arogan, temperamental, dan bahkan pernah menganiaya keluarga sendiri.

“Kadang memang George itu kurang ajar juga ke orang tua. Nada (bicaranya) sering tinggi,” ungkap Andre, dikutip dari YouTube Uya Kuya TV, Rabu (18/12/2024).

Andre menyebutkan bahwa George memiliki karakter yang arogan dan kerap mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada orang lain, termasuk orang tuanya sendiri, Limin dan Linda Pantjawati.

Andre juga mengungkap fakta mengejutkan soal pendidikan George.

Ia hanya menempuh pendidikan hingga kelas 6 SD dan bahkan tidak lulus.

Kondisi ini, menurut Andre, mungkin menjadi salah satu penyebab George tidak pandai bergaul dan memiliki emosi yang tidak terkontrol.

“Sekolah itu cuma sampai kelas 6 SD, itupun tidak lulus,” bebernya.

Meski begitu, Andre menegaskan bahwa hanya saksi ahli yang bisa memastikan apakah ada hubungan antara pendidikan George dengan perilaku temperamentalnya.

Lebih lanjut, Andre mengaku bahwa ia pernah menjadi korban penganiayaan George pada tahun 2012.

Insiden tersebut membuat Andre melaporkan George ke Polsek Cakung.

Baca Juga: Siapa Yola yang Disebut Jadi Selingkuhan Hasto Kristiyanto? Bikin Warganet Geger, Ini Sosok Emiliana Indri

“Sebenarnya pernah (melakukan penganiayaan ke adik) dan itu ada buktinya. Tahun 2012 dan 2013, kita sempat laporan ke Polsek Cakung, pernah visum,” kata Andre.

Namun, laporan tersebut tidak dilanjutkan karena Andre merasa tidak tega dengan kondisi kesehatan kedua orang tuanya.

“Seburuk-buruknya saudara, kita harus mikirin orang tua,” jelas Andre.

Insiden penganiayaan tersebut terjadi setelah George emosi akibat pertengkaran mereka.

Saat itu, George melemparkan kotak berbahan besi ke arah Andre hingga mengenai kepala dan menyebabkan luka berdarah.

Setelah insiden terbaru penganiayaan terhadap karyawati bernama Dwi Ayu Darmawati, George bersama kedua orang tuanya sempat pergi ke Sukabumi.

Polisi menyebutkan bahwa pelarian ini dilakukan karena George merasa terancam.

“Mereka merasa ketakutan, terancam nyawanya, dan mengambil keputusan untuk ke Sukabumi,” ujar Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Timur.

Selain itu, ada informasi bahwa kepergian George ke Sukabumi juga bertujuan untuk menjalani pengobatan terkait kondisi mentalnya.

Kini, George telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara berdasarkan Pasal 351 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #George Sugama Halim #penganiayaan