Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Awalnya Dilindungi, Ibu George Sugama Halim Berbalik Arah dan Minta Korban Lapor Polisi usai Dianiaya Putranya

Laila Zakiya • Selasa, 17 Desember 2024 | 20:37 WIB
Potret keluarga George Sugama Halim.
Potret keluarga George Sugama Halim.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus penganiayaan yang dilakukan George Sugama Halim terhadap karyawan toko roti Lindayes Patisserie & Coffee semakin menarik perhatian publik.

Korban, Dwi Ayu Darmawati (19), akhirnya buka suara dan mengungkap fakta mengejutkan terkait peran ibu George dalam kasus ini.

Awalnya, penganiayaan terjadi karena George memaksa Dwi untuk mengantarkan makanan ke kamarnya.

Namun Dwi menolak karena pekerjaan itu bukan bagian dari tugasnya. Tindakan ini membuat George naik pitam hingga melempar barang-barang, termasuk kursi, ke arah Dwi.

Dalam wawancara dengan tvOneNews, Dwi mengungkap bahwa ibu George lah yang justru meminta dirinya untuk melaporkan penganiayaan tersebut ke polisi.

"Saya di situ udah sempat ditarik sama bos saya untuk keluar, katanya laporin aja ke polisi," ujar Dwi Ayu Darmawati.

Namun, situasi semakin memanas ketika Dwi kembali ke dalam toko untuk mengambil ponsel dan tasnya.

George, yang masih diliputi amarah, kembali melayangkan barang ke arahnya.

"Pas saya balik lagi, dia ngelemparin saya lagi pakai kursi segala macem, akhirnya saya kabur ke belakang tempat oven. Saya nggak bisa kemana, cuma bisa diem," jelasnya.

Puncaknya, George melempar sebuah loyang tajam yang membuat kepala Dwi terluka.

Sehari setelah insiden itu, Dwi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Timur.

Baca Juga: Viral Video Panggung Roboh saat Pengajian Gus Iqdam di Blora, sang Pendakwah Ungkap Sempat Alami Peristiwa Aneh

Sementara itu, dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun @lindayespatisserieandcoffee, pihak Lindayes menyampaikan permintaan maaf kepada Dwi Ayu Darmawati dan keluarganya serta menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum.

Mereka juga mengungkap bahwa George memiliki keterbatasan kecerdasan IQ dan EQ.

"Kami sangat menyesali kejadian yang sangat tidak pantas tersebut dan mendukung pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini secepat-cepatnya," tulis pernyataan tersebut.

Pihak Lindayes juga mengungkap bahwa tindak kekerasan George bukan hanya menimpa Dwi, tetapi juga anggota keluarganya sendiri.

Ibunya pernah mengalami patah tulang lengan, sementara adik laki-lakinya juga pernah mengalami luka di kepala akibat perlakuan George.

Sayangnya, saat itu ibu George memilih untuk melindungi kelakuan anaknya, namun rupanya tindakan tersebut kini tak lagi dilakukan oleh sang ibu. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #George Sugama Halim #penganiayaan