Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Begini Pengakuan Rekan Soal Ulah Lady Aurellia Pramesti Selama Jalani Koas, Luthfi Bukannya Tak Adil?

Laila Zakiya • Senin, 16 Desember 2024 | 00:37 WIB
Lady, dokter koas di Palembang, diduga menjadi penyebab senior koasnya dipukul. Videonya viral.
Lady, dokter koas di Palembang, diduga menjadi penyebab senior koasnya dipukul. Videonya viral.

SOLOBALAPAN.COM - Kisruh antara Lady Aurellia Pramesti dan rekan dokter koas, Muhammad Luthfi, terus menjadi perbincangan hangat.

Bermula dari jadwal jaga koas yang dianggap tidak adil oleh Lady, masalah ini berbuntut panjang hingga terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh sopir ibunya, Sri Meilina.

Namun, apakah benar Luthfi tidak adil dalam menyusun jadwal? Pengakuan dari rekannya justru mengungkap fakta berbeda.

Rekaman percakapan antara Sri Meilina dan Luthfi yang diunggah oleh akun X @PartaiSocmed memperlihatkan suasana perdebatan sebelum insiden penganiayaan terjadi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat bagaimana Lady kerap mengadu kepada ibunya soal jadwal jaga yang dirasanya tidak adil.

Menurut kuasa hukum keluarga Lady, Titis Rahmawati, Lady tidak secara langsung melapor kepada ibunya.

"Ibunya mendatangi Luthfi karena melihat Lady terlihat stres dan kurang istirahat," ujar Titis.

Namun, pengakuan ini bertolak belakang dengan rekaman suara yang menunjukkan bahwa Lady memang sering mengadukan hal ini kepada sang ibu.

Dalam rekaman tersebut, Luthfi yang didampingi oleh dua rekannya mencoba menjelaskan detail pengaturan jadwal jaga koas.

Salah satu rekannya memaparkan bahwa sebelum mendapat jadwal dua hari sekali, Lady sempat memiliki jeda selama seminggu tanpa jadwal jaga.

"Gini tante, kalau lihat dari jadwal terakhir yang diubah, Lady jamal (jaga malam) 4 kali di hari Jumat, Sabtu pagi, Senin malam, Rabu malam. Dari jaga pertama ke jaga kedua, itu ada jarak satu minggu nggak jaga," ujar rekan perempuan Luthfi dalam rekaman yang diunggah akun X @satria_gigin.

Baca Juga: Perselisihan Memanas, Ponakan di Boyolali Tega Membakar Paman Ipar hingga Alami Luka Serius! Ini Dugaan Penyebabnya...

Lebih lanjut, rekan tersebut menambahkan bahwa setelah jadwal tersebut, Lady mulai mendapatkan jadwal jaga dua hari sekali.

"Akhirnya Lady jaga 2 hari sekali, dan jaga terakhir itu 3 hari sekali jaraknya," jelasnya.

Luthfi juga mengungkap bahwa Lady sudah tiga kali meminta perubahan jadwal.

"Tante tahu sudah berapa kali dia meminta (ganti jadwal)? Ini masalah dari awal sudah tiga kali (minta ganti jadwal). Pertama, oke diubah karena kemarin ngomongnya, 'Weekend terus?' Oke, diubah," ujar Luthfi.

Namun, meski jadwal telah diubah berkali-kali sesuai permintaan, Lady tetap merasa tidak puas.

"Diubah yang kedua kali, masih salah juga. Oke kita ubah lagi. Terus sudah diubah yang kedua, itu kami ubah kemarin malam, sudah kita pastiin, 'Gimana ini sudah oke belum, jadwal yang kita rombak kedua kalinya?' Kita kasih dong (ke dokter), dua kali kita ganti terus," ungkapnya.

Pengakuan rekan-rekan Luthfi menunjukkan bahwa sang chief koas sebenarnya sudah berusaha memenuhi permintaan Lady.

Namun, protes yang terus dilayangkan oleh Lady membuat situasi semakin rumit.

Sikap Lady yang kerap mengeluhkan jadwalnya berujung pada campur tangan ibunya, Sri Meilina, yang akhirnya memicu insiden penganiayaan di kafe Demang Lebar Daun, Palembang. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #penganiayaan #Dokter Koas #Lady Aurellia Pramesti #palembang #Sri Meilina