Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Lady Aurellia Pramesti Salah Pilih Lawan? Sosok Keluarga Luthfi Sang Ketua Koas yang Jadi Korban Pemukulan Ternyata Tak Kalah Mentereng

Laila Zakiya • Minggu, 15 Desember 2024 | 22:26 WIB
Lady, dokter koas di Palembang, diduga menjadi penyebab senior koasnya dipukul. Videonya viral.
Lady, dokter koas di Palembang, diduga menjadi penyebab senior koasnya dipukul. Videonya viral.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus penganiayaan yang melibatkan sopir keluarga Lady Aurellia Pramesti terhadap Muhammad Luthfi, Ketua Koas di FK Universitas Sriwijaya (Unsri), masih menjadi sorotan publik hingga saat ini.

Di balik insiden yang menyeret keluarga kedua belah pihak, terungkap bahwa latar belakang keluarga Luthfi ternyata tidak kalah mentereng dibanding keluarga Lady.

Luthfi, yang awalnya dianggap hanya seorang anak kos biasa, ternyata berasal dari keluarga dengan reputasi tinggi di dunia kesehatan dan profesional.

Ayah Luthfi, Wahyu Hidayat, merupakan Head of Customer Development Jawa di PT Unilever Indonesia, sebuah posisi strategis di salah satu perusahaan multinasional terbesar.

Selain itu, Wahyu Hidayat juga dikenal sebagai konsulen, atau dokter senior subspesialis, yang biasa menjadi pembimbing bagi koas hingga residen.

Sementara itu, ibu Luthfi berprofesi sebagai dokter umum, menunjukkan bahwa keluarga ini memang memiliki keterikatan kuat dengan dunia kesehatan.

Bahkan, pamannya juga seorang dokter, menjadikan keluarga Luthfi bagian dari jaringan profesional di bidang medis yang disegani.

Sebaliknya, keluarga Lady Aurellia Pramesti juga memiliki latar belakang yang tidak kalah prestisius.

Ayahnya, Dedy Mandarsyah, menjabat sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, sementara ibunya, Sri Meilina, adalah pemilik toko batik ternama di Sumatera Selatan.

Awak Mula Kasus Lady Aurellia Pramesti

Masalah bermula ketika Lady tidak terima dengan jadwal shift jaga yang disusun Luthfi sebagai Ketua Koas, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru.

Lady melaporkan ketidaksenangannya kepada ibunya, Sri Meilina, yang kemudian memanggil Luthfi untuk bertemu di sebuah kafe.

Pertemuan yang seharusnya menjadi diskusi berujung pada penganiayaan setelah sopir keluarga Lady, yang bernama Datuk, menyerang Luthfi hingga babak belur.

Insiden ini membuat keluarga Luthfi menolak segala upaya damai dari pihak Lady.

Ayah Luthfi bahkan menyatakan bahwa hingga kini keluarga Lady belum datang untuk meminta maaf.

"Kami ingin kasus ini diproses secara hukum agar keadilan ditegakkan," ujar Wahyu Hidayat.

Dalam perbincangan publik, status Wahyu Hidayat sebagai konsulen juga menjadi perhatian.

Konsulen dalam dunia kedokteran adalah dokter subspesialis yang mendalami ilmu sangat spesifik.

Mereka biasanya berperan sebagai pembimbing bagi para koas dan residen, menjadikan posisi ini sangat dihormati di lingkungan medis.

 

Mengetahui riwayat keluarga Luthfi yang ternyata tak kalah mentereng, banyak yang kemudian menilai bahwa Lady salah memilih lawan dalam kontroversi kali ini. (lz)

Photo
Photo
Anang Batas.Dok. Pribadi
Anang Batas.Dok. Pribadi
Editor : Laila Zakiya
#viral #pemukulan #Dokter Koas #Lady Aurellia Pramesti #palembang