Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Dian Siswarini? CEO XL Sejak 2015 yang Trending di X Usai Mundur dari Jabatannya, Ternyata Ini Alasannya

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 9 Desember 2024 | 21:54 WIB
Dian Siswarini mengundurkan diri dari CEO XL
Dian Siswarini mengundurkan diri dari CEO XL

SOLOBALAPAN.COM - Dian Siswarini, yang menjabat sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO XL Axiata, telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Surat pengunduran dirinya diterima oleh XL Axiata pada hari Selasa, 3 Desember 2024.

Namun, perusahaan belum memproses surat tersebut dan keputusan akhir baru akan diambil setelah melalui Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Corporate Secretary XL Axiata, Ranty Astari Rachman, pada Rabu (4/12/2024).

Disebutkan bahwa pengunduran diri Dian Siswarini akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang akan datang.

Meskipun pengunduran dirinya telah diumumkan, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait alasan di balik keputusan ini.

Pihak XL Axiata hanya menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut didasarkan pada alasan pribadi.

Dian Siswarini yang lahir di Majalengka, Jawa Barat pada 5 Mei 1968, telah menjabat sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO XL Axiata sejak tahun 2015.

Kariernya di XL Axiata dimulai pada tahun 1996, ketika perusahaan tersebut pertama kali beroperasi.

Dian, yang merupakan lulusan Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mulai berkarier di XL sebagai bagian dari tim yang membangun perusahaan.

Selama perjalanan kariernya, Dian menjabat berbagai posisi penting. Ia pernah menjadi Network Services Director hingga tahun 2011.

Kemudian, ia diangkat menjadi Chief Digital Services Officer yang memimpin departemen Content and New Business XL Axiata.

Pada Juni 2014, Dian melanjutkan kariernya di Axiata Group sebagai Group Chief of Marketing and Operation Office.

Dian kemudian menduduki jabatan sebagai Deputy CEO XL Axiata pada 7 Januari 2015, sebelum akhirnya menggantikan Hasnul Suhaimi menjadi CEO perusahaan.

Di bawah kepemimpinan Dian Siswarini, XL Axiata fokus pada efisiensi untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Pada tahun 2015, XL Axiata mencatatkan rugi bersih sebesar Rp25 miliar, namun pada 2023 perusahaan berhasil meraih laba bersih Rp1,3 triliun.

Hingga 30 September 2024, XL Axiata mencatatkan laba bersih yang hampir setara dengan hasil laba bersih tahun sebelumnya, yakni Rp1,3 triliun, sementara pendapatan perseroan mencapai Rp25,4 triliun.

Namun, dilansir dari Selular, diketahui bahwa alasan pengunduran diri Dian Siswarini berkaitan dengan ketidaklibatannya dalam proses merger antara XL Axiata dan Smartfren.

Isu ini juga memicu karyawan XL Axiata untuk melakukan cuti massal pada hari Jumat (6/12/2024).

Seiring dengan pengunduran dirinya, banyak yang menduga bahwa XL Axiata akan segera menunjuk sosok baru untuk mengisi posisi CEO.

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2024, Dian Siswarini sempat mengungkapkan perkembangan terbaru terkait proses merger antara XL Axiata dan Smartfren.

Ia menyebutkan bahwa proses due diligence merger ini telah memasuki tahap akhir dan berharap bahwa persetujuan dari pemerintah dapat segera diperoleh.

Dian optimistis bahwa konsolidasi antara kedua perusahaan ini akan berdampak positif, tidak hanya bagi XL Axiata dan Smartfren, tetapi juga bagi industri telekomunikasi secara keseluruhan.

Di tengah transisi ini, XL Axiata menghadapi tantangan besar, tidak hanya dalam hal penggantian pimpinan, tetapi juga dalam merespons dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Keputusan-keputusan yang diambil oleh manajemen baru nantinya akan sangat menentukan arah perusahaan ke depan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#CEO XL #dian siswarini #trending di X