SOLOBALAPAN.COM -Hingga kini, Kyai Haji Usman Ali Salman Masykuri belum memberikan permintaan maaf kepada Sunhaji, seorang penjual es teh yang dipermalukan oleh Gus Miftah dalam sebuah acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah.
Padahal, Gus Miftah telah menemui Sunhaji secara langsung di rumahnya untuk meminta maaf.
Langkah ini kemudian dilanjutkan oleh Habib Zaidan Yahya dalam bentuk video yang disebarkan ke publik.
Kyai Haji Usman Ali adalah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) API Al-Huda yang terletak di Nepak, Bulurejo, Mertoyudan, Magelang.
Jika dilihat dari akun Instagram @apialhudanepak, unggahan terbaru yang terlihat masih berupa dokumentasi pemilihan suara Pilkada 2024 yang berlangsung baru-baru ini.
Namun, unggahan tersebut justru mendapat respon negatif dari publik yang merasa marah dan kecewa, terutama terkait dengan tindakan Kyai Usman yang terlihat menertawakan penjual es teh tersebut.
Lebih lanjut, akun Instagram @kyusmanali_alhuda milik sang pendakwah ternama juga terpantau tidak aktif dalam waktu yang cukup lama.
Unggahan terakhir yang ada di akun tersebut tercatat pada 27 September 2022, dan hingga kini belum ada pembaruan terbaru.
Dalam unggahan tersebut, banyak pihak yang menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap sikap yang ditunjukkan oleh pimpinan pondok pesantren tersebut.
Banyak netizen yang serukan boikot untuk pondiok pesantren milik Usman Ali ini.
"tombol boikot pondok pesantren ini," tulis salah satu netizen yang mendapat 1900 likes.
"BOIKOT SEKOLAH INI!!!," tegas netizen lainnya yang mendapat 3400 likes.
"KALIAN YAKIN MAU SEKOLAHIN ANAK DISINI," ujar lainnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo