Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Apa Arti Surah 13 Ayat 5? Viral Dikaitkan Netizen dengan Gus Miftah dan Jumlah Dagangan Sunhaji, Ternyata...

Didi Agung Eko Purnomo • Jumat, 6 Desember 2024 | 03:49 WIB
Bapak Sunhaji seorang pedagang es yang viral bersama Gus Miftah.
Bapak Sunhaji seorang pedagang es yang viral bersama Gus Miftah.

SOLOBALAPAN.COM - Baru-baru ini, media sosial ramai membicarakan surah 13 ayat 5 yang dianggap terkait dengan kasus Gus Miftah dan Sunhaji, seorang penjual es teh.

Hal ini bermula karena jumlah es dan air mineral yang dibawa oleh Sunhaji memiliki jumlah yang sama dengan angka yang disebutkan dalam ayat tersebut.

Sorotan terhadap Gus Miftah dan Sunhaji semakin besar dan tak kunjung mereda.

Gus Miftah mendapat banyak kritik negatif terkait sikap dan ucapannya terhadap Sunhaji, sementara Sunhaji, yang menjadi korban kata-kata kasar Gus Miftah, menerima berbagai bentuk dukungan dari publik.

Berbagai respons positif bermunculan, mulai dari ucapan yang mendukung hingga tindakan nyata seperti pemberian hadiah umroh dan bantuan biaya pendidikan untuk kedua anak Sunhaji.

Setelah kasus ini viral, Gus Miftah meminta maaf kepada Sunhaji dan masyarakat melalui sebuah video yang disebarkan.

Selain itu, ia juga mengunjungi rumah Sunhaji untuk meminta maaf secara langsung.

Tak hanya itu, Gus Miftah memberikan penghargaan kepada Sunhaji dengan melantiknya sebagai anggota kehormatan Banser dan menawarkan kesempatan untuk beribadah umroh.

Di luar masalah ini, kini terdapat perbincangan viral di TikTok yang berkaitan dengan surah 13 ayat 15. Banyak yang penasaran mengenai makna ayat tersebut.

Surah 13 dalam Al-Qur'an dikenal sebagai surat Ar-Rad, dan ayat ke-15 memiliki arti sebagai berikut:

"Dan jika engkau merasa heran, maka yang mengherankan adalah ucapan mereka, 'Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?'

Mereka itulah yang ingkar kepada Tuhannya; dan mereka itulah yang dilekatkan belenggu di lehernya. Mereka adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."

Ayat ini menggambarkan sikap orang-orang yang tidak percaya akan kehidupan setelah mati, yang meragukan kebangkitan setelah kematian, dan akhirnya menjadi orang-orang yang ingkar kepada Tuhan.

Seiring dengan viralnya kasus ini, banyak yang mengambil ayat ini sebagai cerminan dari ketidakpercayaan terhadap ajaran agama atau sebagai bentuk kritik terhadap mereka yang menolak kebenaran yang diajarkan dalam agama. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #Sunhaji #gus miftah #surah 13 ayat 5