SOLOBALAPAN.COM - Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik usai diduga berperilaku tak wajar terhadap seorang pria pedagang es.
Kejadian ini bermula dari sebuah acara bersholawat yang dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah.
Berdasarkan beberapa video yang beredar di media sosial, salah satunya di akun TikTok @wawanfotochanel, terlihat Gus Miftah yang sedang bercanda.
Sembari tertawa, ia memberikan candaan yang diklaim warganet merendahkan bapak penjual es tersebut.
"Mungkin kalau yang jual itu anak muda, sepertinya hati tidak akan sesakit ini. Tapi penjual itu beliau seumuran bapak saya, kenapa hati saya rasanya sakit?" tulis @senja77.
Beragam komentar pun muncul untuk merespons perilaku tak wajar yang dilakukan oleh Gus Miftah dalam pengajian tersebut.
Apalagi, beberapa waktu lalu sempat beredar video Gus Miftah yang menoyor kepala istrinya tanpa terlihat merasa bersalah.
Video tersebut langsung viral, namun tak lama setelah itu, berita heboh ini tertutup oleh isu-isu lainnya.
Setelah beberapa saat, ternyata Gus Miftah tak kapok dengan hujatan yang dilontarkan oleh warganet.
Ia kembali berulah dan berbicara kasar kepada seorang bapak penjual es di pengajian tersebut.
"Es teh kamu masih banyak tidak?" tanya Gus Miftah kepada pedagang es.
"Masih," jawab bapak pedagang es.
"Ya sana dijual, goblok!" kalimat ini dilontarkan oleh Gus Miftah sembari tertawa dan merespons ke orang di sampingnya.
Sempat tersorot kamera, bapak penjual es ini terlihat beberapa kali menghela nafas setelah mendengar perkataan Gus Miftah.
Apalagi, hal ini disampaikan oleh seorang ahli agama di depan banyak jamaah lainnya.
"Makannya jual dulu, kalau tidak laku ya takdir," lanjut Gus Miftah.
Beberapa orang turut merespons dengan tertawa, namun tidak dengan warganet yang kembali dibuat geram dengan tingkah Gus Miftah tersebut.
"Yang ahli agamapun belum tentu beradab dan beriman," tulis @masdhekaa.
"Kok ditambahi 'bl**k' ki kepiye," tulis @toye_sarekat.
Usai video Gus Miftah ini beredar di media sosial, diketahui kini namanya menduduki salah satu trending di Google Trends. (nda)
Editor : Nindia Aprilia