SOLOBALAPAN.COM - Mediasi yang harusnya berakhir dengan damai antara kubu Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi berakhir gagal.
Dalam mediasi kedua yang digelar beberapa waktu lalu, Pratiwi Noviyanthi atau yang kerap disapa Teh Novi itu memilih untuk walk-out dari ruangan, meninggalkan Agus Salim yang kecewa hingga teriak-teriak.
Sempat jadi misteri, alasan Teh Novi walk-out dalam mediasi bersama Agus Salim pun akhirnya dibongkar.
Diketahui baru-baru ini, Teh Novi kembali hadir dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo bersama dengan Garry Julian, yang sejak awal memang bagian dari timnya.
Teh Novi menerangkan bahwa memang pada saat itu ada draf perdamaian antara dirinya dan Agus Salim.
Draf itulah yang kemudian ditolak oleh Teh Novi, dan membuat Brian Praneda, kuasa hukumnya, sampai mengundurkan diri.
Menurut Teh Novi pada hari saat mediasi tersebut berlangsung, sebenarnya ia sudah berniat untuk absen.
Pasalnya, saat itu dirinya sudah merasa tak enak badan. Bahkan ia juga memiliki surat dokter untuk membuktikan kondisinya tersebut.
"Dalam pikiranku, itu hanya membahas kesepakatan. Jadi bukan tanda tangan (kesepakatan) yang harus (hari) itu juga," kata teh Novi.
Dipaksa untuk hadir, Teh Novi akhirnya sampai di lokasi dengan hati yang ragu.
Apalagi dalam mediasi ke-2 saat itu, sosok Denny Sumargo juga tidak dihadirkan di lokasi.
Sebelum berada di lokasi, antara Teh Novi, Garry dan Brian Praneda mulanya sudah bersepakat untuk menolak untuk menandatangani draf perdamaian tersebut.
Bahkan mereka sudah merencanakan untuk kompak walk-out jika masih dipaksa untuk menandatangani kesepakatan tersebut.
Menurut penilaian Teh Novi dan tim, penandatangan surat kesepakatan tersebut seharusnya dilakukan di Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai pihak yang berkaitan.
"Akhirnya datenglah (ke pertemuan). Brian menjelaskan terkait draft di mana uang itu akan dipakai untuk pengobatan Agus. Sisanya nanti akan diputuskan Kemensos dan diberikan ke penerima manfaat lainnya," jelasnya.
Hal tersebut berlanjut hingga saat mediasi digelar.
Teh Novi dan timnya mendapatkan serangan bertubi-tubi dari kubu Agus Salim yang datang berbondong-bondong.
Mereka selalu memberikan serangan terhadap Teh Novi bahkan tak memberinya jeda.
"Merasa tertekan dan terintimidasi (Farhat Abbas). Aku udah ngomong 'Dengan berat hati saya tidak sepakat'. Aku udah bilang 'Om (Brian Praneda), aku nggak bisa'," ungkap Teh Novi.
Teh Novi juga dikejutkan dengan sikap Brian Praneda, kuasa hukum yang juga disebut-sebut sebagai om-nya, yang pada saat kejadian justru bak memihak kubu lawan.
"Justru di situ malah (Brian) mengambil kesimpulan 'Ayo tanda tangan'," ungkap Garry, yang saat itu mendampingi Teh Novi.
Oleh karena itu, Teh Novi kemudian memutuskan untuk walk-out dari mediasi ke-2 itu.
"Kita di sana untuk menyelesaikan, membuat kesepakatan. Bukan untuk dipaksa (tanda tangan) saat itu juga. Bukan untuk saya terkesan tidak diberikan kesempatan bicara. Saya buat apa juga di situ kalo saya nggak bisa ngomong," tandasnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya