Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Polisi Tembak Pelajar di Semarang hingga Tewas, Warganet Skeptis: Koe Percoyo Isilop Semarang?

Laila Zakiya • Selasa, 26 November 2024 | 17:14 WIB
Siswa SMKN 4 Semarang dikabarkan tewas ditembak polisi, kini kasusnya viral di media sosial!
Siswa SMKN 4 Semarang dikabarkan tewas ditembak polisi, kini kasusnya viral di media sosial!

SOLOBALAPAN.COM -  GRO, siswa SMKN 4 Semarang dikabarkan tewas usai menjadi korban penembakan seorang oknum polisi.

Diketahui, GRO yang merupakan siswa kelas XI jurusan Teknik Mesin 2 itu meninggal dunia pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

Kabar meninggalnya GRO di tangan oknum polisi tersebut disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio.

"Betul, ada. Untuk kejadiannya ke Polrestabes," ungkap Dwi Subagio dikutip dari Radar Semarang, Selasa (26/11/2024).

Kabar meninggalnya siswa SMKN 4 Semarang itu sempat bikin geger di media sosial.

Apalagi, muncul pengakuan pihak kepolisian yang mengatakan bahwa GRO ditembak hingga tewas lantaran dilaporkan hendak tawuran.

Sementara itu, pihak sekolah dan orang-orang terdekat GRO menyatakan bahwa selama ini korban dikenal berprestasi dan tak pernah telribat dalam aksi tawuran.

Satpam di lingkungan kejadian juga menegaskan bahwa pihaknya tak mengetahui jika ada aksi tawuran.

"Teman saya yang jaga malam memastikan tidak ada tawuran. Kalau ada tawuran kami pasti tahu dan buat laporan (ke atasan)," ujar seorang satpam yang enggan disebutkan identitasnya, seperti dilansir dari Tribun Jateng.

Unggahan mengenai seorang siswa SMKN 4 Semarang yang tewas ditembak polisi itu lantas diunggah ulang oleh akun X @Jateng_Twit.

Dalam unggahan akun X tersebut, muncul sejumlah informasi terkini mengenai kasus polisi tembak pelajar di Semarang tersebut.

Baca Juga: Siapa Keponakan Megawati? Sosok Alwin Jabarti Kiemas yang Disebut Terlibat Sindikat Judi Online di Komdigi

Perbedaan keterangan antara pihak kepolisian dan satpam setempat, terlebih dengan kepribadian korban yang ternyata berprestasi, membuat warganet skeptis.

'Setahuku prosedur Tawuran & kerusuhan Ga boleh pakai peluru tajam. Harus peluru karet, semprotan air, atau pakai baton.' tulis komentar akun @ChilaFurs.

'Kalo memang iya mereka (polisi) datang buat membubarkan tawuran.
Knp bawa peluru tajam? Bahkan ditembak pinggul bukan kaki sesuai prosedur pelumpuhan.' sambungnya.

'lebih percaya satpam daripada polisi,' tambah akun @pijaristimewa_

'wes mateni wonge, mateni karakter korban san.. (sudah membunuh orangnya, ditambah membunuh karakter oranya pula -red),' tulis @xagtagit.

'Kamu percaya sama isilop Semarang? Sbg warlok aku hanya bisa ketawa,' tambah akun @ulibukantape.(lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #smkn 4 semarang #Polisi Tembak Pelajar #semarang