Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rekam Jejak AKP Dadang Iskandar: Dari Petugas Penanganan Tambang Ilegal, Kini Jadi Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok

Laila Zakiya • Jumat, 22 November 2024 | 23:25 WIB
Polisi tembak polisi di Solok, Kasat Reskrim tewas.
Polisi tembak polisi di Solok, Kasat Reskrim tewas.

SOLOBALAPAN.COM - Nama AKP Dadang Iskandar, Kabag Ops Polres Solok Selatan, kini menjadi perhatian publik setelah ia menembak mati rekan kerjanya, AKP Ryanto Ulil Anshar, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan.

Tragedi polisi tembak polisi ini terjadi pada Jumat (22/11/2024) pukul 00.43 WIB di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat.

Motif polisi tembak polisi ini diduga terkait konflik dalam penanganan kasus tambang galian C ilegal.

Ironisnya, AKP Dadang Iskandar pernah terlibat dalam operasi penanganan tambang ilegal di wilayah Solok Selatan.

Pada Agustus 2023, Dadang turut menangani kasus tambang emas ilegal di aliran sungai Talantam Gadang, Jorong Sirumbuak, Nagari Padang Gantiang.

Saat itu, Polres Solok Selatan menangkap tiga pelaku tambang ilegal dalam sebuah operasi gabungan.

Dalam konferensi pers, Dadang hadir mendampingi Waka Polres Solok Selatan, Kompol Efdar Roza, dan Kasat Reskrim Sudirman, menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan tambang ilegal.

Namun, setahun berselang, Dadang justru terlibat dalam konflik internal terkait tambang galian C, yang berujung pada insiden mematikan.

Motif penembakan AKP Ryanto Ulil Anshar diduga berawal dari penangkapan pelaku tambang galian C ilegal yang baru saja dilakukan oleh korban.

Penangkapan ini kabarnya memicu ketidaksenangan Dadang, yang berujung pada penembakan di Polres Solok Selatan.

Kabar ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, yang menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga: Jadwal Perjalanan KA Bias dari Stasiun Madiun ke Solo, 23 November 2024! Turun Stasiun Solo Balapan Bisa Mampir ke Lokananta!

"Iya, benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan," ujar Dwi pada Jumat (22/11/2024).

Setelah insiden penembakan, AKP Dadang menyerahkan diri dan langsung diamankan. Namun, penangkapannya menuai sorotan publik.

Dalam foto yang beredar, Dadang terlihat mengenakan baju biru dan jaket hitam, sambil membawa selinting rokok di tangan kirinya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #solok #polisi tembak polisi #sumbar #galian tambang