Sang ibunda tercinta, R. Ngt. Pudji Astuti, meninggal dunia pada Senin, 18 November 2024 pukul 22.37 WIB.
Berita ini disampaikan langsung melalui unggahan resmi yang dibuat oleh Projo, organisasi yang dipimpin oleh Budi Arie.
“Keluarga besar Projo turut berduka yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu R. Ngt. Pudji Astuti, Ibunda tercinta dari Ketum kami Bapak Budie Arie Setiadi,” demikian bunyi pesan dalam poster duka yang beredar di media sosial.
Pudji Astuti bukanlah sosok biasa.
Ia adalah istri dari Joko Asmoro dan seorang perempuan bergelar bangsawan R. Ngt. (Raden Nganten).
Gelar ini menunjukkan bahwa ia memiliki garis keturunan raja dari Kerajaan Surakarta.
Gelar R. Ngt. diberikan kepada perempuan yang sudah menikah dari keturunan piut raja yang bukan cucu pangeran, anggas raja, atau naik status ke udeg-udeg raja.
Dalam pernikahannya dengan Joko Asmoro, Pudji melahirkan seorang putra yang kini menjadi salah satu tokoh penting di pemerintahan Indonesia, yakni Budi Arie Setiadi.
Ia lahir pada 20 April 1969, menjadi penerus keluarga yang sarat dengan tradisi dan nilai-nilai luhur.
Meskipun memiliki gelar dan garis keturunan bangsawan, tidak banyak informasi yang diketahui publik tentang kehidupan pribadi Pudji Astuti.
Sosoknya tetap sederhana, jauh dari hingar-bingar publikasi.
Demikian profil dari Ibu R. Ngt. Pudji Astuti, ibu Menteri Koperasi Budi Arie yang dikabarkan meninggal dunia. (lz)