Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Rekening Valhalla Diblokir Gegara Kasus Ivan Sugianto: Pemilik Protes, 'Kami Bukan Bandar Judol!'

Laila Zakiya • Senin, 18 November 2024 | 23:37 WIB
Ivan Sugianto ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (14/11).
Ivan Sugianto ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (14/11).

SOLOBALAPAN.COM – Kasus perundungan yang melibatkan Ivan Sugianto kini berbuntut panjang hingga menyentuh dunia bisnis hiburan malam di Surabaya.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) secara tiba-tiba memblokir rekening Valhalla Spectaclub, sebuah tempat hiburan malam ternama di kota tersebut yang sempat diduga merupakan milik Ivan Sugianto.

Pemblokiran ini memicu protes keras dari Ivan Kuncoro, pengelola Valhalla, yang merasa tidak terlibat sama sekali dengan kasus Ivan Sugianto.

Ivan Kuncoro dengan tegas membantah tudingan yang mengaitkan Valhalla dengan praktik judi online.

"Memang benar rekening kami diblokir sejak Ivan Sugianto ditahan. Dampaknya sangat besar, tamu-tamu jadi malas datang, dipikirnya kami biang kerok. Dikaitkan dengan judi online, padahal tidak ada kaitan sama sekali, pure untuk usaha," kata Ivan Kuncoro, Senin (18/11/2024), dikutip dari Tribunnews.

Pemblokiran ini bukan hanya membuat Valhalla kehilangan tamu, tetapi juga mengancam kelangsungan operasional klub malam tersebut.

Menurut Ivan Kuncoro, pemblokiran rekening perusahaan berdampak serius pada arus kas usaha yang harusnya berjalan normal.

"Kami harap masalah ini bisa segera selesai, karena operasional kami terganggu. Masalah Ivan Sugianto seharusnya masalah pribadi, tidak perlu dikaitkan dengan usaha kami. Kami tidak terlibat dalam hal yang dituduhkan," tegas Ivan.

Ivan Kuncoro juga menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Ivan Sugianto, meskipun keduanya memiliki nama depan yang sama dan pernah berada di lingkaran yang sama.

"Dia (Ivan Sugianto ada -red) tapi tidak ada kaitannya dengan Valhalla," ujar Ivan menegaskan.

Di sisi lain, PPATK berdalih bahwa pemblokiran rekening Valhalla dilakukan karena adanya indikasi transaksi yang diduga terkait dengan judi online.

Baca Juga: Jadwal KRL Solo-Yogyakarta 19 November 2024! Turun Stasiun Solo Balapan Bisa Mampir Kulineran Western di Pasar Gede!

Kepala PPATK, Ivan Yustiawandana, menyebut bahwa ada belasan rekening milik Valhalla yang dibekukan.

“Terdapat pihak-pihak yang diduga terkait judi online yang terkoneksi dengan yang bersangkutan,” ujarnya kepada wartawan, dilansir dari Jawa Pos.

Namun, hingga saat ini, PPATK belum mengungkapkan detail mengenai nilai uang yang dibekukan.

"Nilai masih dihitung," tambah Ivan Yustiawandana.

Dia juga menyebut bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan bersama dengan pihak kepolisian untuk memastikan apakah ada keterkaitan antara Valhalla dengan kasus Ivan Sugianto.

Tidak tinggal diam, Ivan Kuncoro menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan protes resmi kepada PPATK.

Ia merasa bahwa tuduhan ini telah merusak citra bisnis mereka yang selama ini murni bergerak di bidang hiburan malam.

"Kami berusaha mencari jalan tengah agar masalah ini cepat selesai. Rekening yang dibekukan adalah rekening perusahaan, bukan rekening pribadi. Ini sangat merugikan," keluh Ivan.

Dia berharap agar aparat hukum bisa lebih objektif dalam memisahkan kasus pribadi Ivan Sugianto dengan bisnis Valhalla yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan tindakan yang dituduhkan.

“Seharusnya masalah anak selesai pada anak, bukan merembet ke tempat usaha yang tidak ada hubungannya,” tutup Ivan dengan nada kesal. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #ppatk #valhalla spectaclub Surabaya #Ivan Sugianto