Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tagar SaveSaidDidu Trending: Dukungan Meluas untuk Said Didu Hadapi Kriminalisasi, Mahfud MD dan Din Syamsuddin Turun Tangan

Laila Zakiya • Minggu, 17 November 2024 | 22:15 WIB
Muhammad Said Didu.
Muhammad Said Didu.

SOLOBALAPAN.COM - Baru-baru ini, tagar #SaveSaidDidu menggema di media sosial, terutama di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Dukungan moril untuk Said Didu terus mengalir setelah mantan Sekretaris BUMN ini dilaporkan ke polisi karena kritiknya terhadap pembebasan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2 di Banten.

Mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, turut angkat suara terkait kasus yang menimpa Said Didu.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun X @msaid_didu, Mahfud menegaskan dukungannya terhadap Said Didu yang dianggapnya hanya menyuarakan ketidakadilan.

"Said Didu berusaha menyuarakan aspirasi masyarakat untuk keadilan. Sebagai sahabat lama, saya menyatakan I Stand With Said Didu, terus berjuang," tegas Mahfud dengan penuh semangat.

Mahfud juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional yang harus dilindungi oleh negara.

Ia menekankan bahwa kritik Said Didu terkait harga lahan yang dinilai terlalu rendah, yaitu hanya Rp 50 ribu per meter persegi, mencerminkan rasa ketidakadilan yang dirasakan masyarakat setempat.

“Petugas yang meratakan tanah bisa minum es seharga Rp 100 ribu, sementara tanah warga hanya dihargai Rp 50 ribu per meter. Ini ketidakadilan yang nyata,” ujar Mahfud, menyoroti kesenjangan yang terjadi.

Tidak hanya Mahfud MD, dukungan juga datang dari mantan Ketua Umum Muhammadiyah, M. Din Syamsuddin.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Said Didu merupakan bentuk kriminalisasi terhadap warga negara yang kritis.

"Pemeriksaan atas Said Didu yang memprotes Proyek PIK 2 adalah bentuk kriminalisasi terhadap WNI kritis," tegas Din Syamsuddin.

Baca Juga: Apa Penyebab Fenomena Hujan Es yang Lagi Viral di Kota Solo? Berikut Beberapa Penyebab dan Tips Menghadapinya!

Ia juga menyoroti bagaimana proyek PIK 2 yang dikelola oleh Sedayu Group dianggap menggusur tanah rakyat tanpa kompensasi yang layak.

Din menambahkan, “Proyek ini bisa menciptakan negara dalam negara dan mendorong sentimen antar etnis yang berbahaya bagi persatuan Indonesia. Jangan ada kriminalisasi atas rakyat demi kepentingan pengusaha.”

Sejak berita tentang pemanggilan Said Didu oleh polisi mencuat, publik di media sosial langsung merespon dengan maraknya tagar #SaveSaidDidu.

Berdasarkan pantauan pada Minggu (17/11/2024), tagar ini menjadi trending topic di X.

Dukungan publik tak hanya datang dari tokoh nasional, tetapi juga dari masyarakat umum yang melihat kasus ini sebagai upaya membungkam suara kritis yang memperjuangkan keadilan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #din syamsuddin #PIK 2 #mahfud md #said didu